Saturday, September 21Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Fakta-fakta Gunung Berapi Paling Berbahaya Di Dunia

Fakta-fakta Gunung Berapi Paling Berbahaya Di Dunia

Berjalan menyusuri jalan spiral di Gunung Vesuvius memang terdengar seperti aktivitas outdoor yang menyenangkan. Ada banyak pemandangan asri yang bisa kamu lihat dari ketinggian, termasuk indahnya kota Naples, Italia. Sungguh pengalaman yang menakjubkan.

Namun di balik segala keindahan tersebut, terdapat bahaya yang mengintaimu. Bagaimana tidak, sewaktu-waktu kawah spiralnya bisa dipenuhi oleh asap hitam. Tak lama setelahnya lava akan keluar dan menghancurkan segala hal yang berada di sekitarnya.

Vesuvius adalah satu-satunya gunung berapi yang masih aktif di daratan Eropa. Gunung yang terletak di pantai barat Italia ini telah meletus berkali-kali. Guna memperingati Hari Vesuvius yang jatuh setiap 24 Agustus, berikut ini sebelas fakta unik mengenai gunung tersebut.

  1. Gunung Vesuvius dinobatkan sebagai salah satu gunung berapi aktif paling berbahaya di dunia

TIME mengatakan bahwa Vesuvius menempati peringkat pertama gunung paling bahaya berdasarkan sejarah dan tipe magmanya.

  1. Selama 17 ribu tahun terakhir, Vesuvius sudah mengalami delapan letusan besar yang diikuti dengan aliran piroklastik

Menurut US Geological Survey, aliran piroklastik adalah longsoran gas beracun panas yang bercampur dengan batuan cair yang kecepatannya bisa mencapai 100 kilometer per jam.

  1. Letusan terbesarnya terjadi pada tahun 79 Masehi yang menghancurkan kota Pompeii hingga menjadi kota mati

Pompeii adalah kota yang berada di bagian selatan Roma. Sebenarnya tidak hanya Pompeii yang hancur. Herculaneum dan kota-kota kecil lain juga terkena dampaknya.

  1. Saking besarnya letusan Vesuvius, kota tersebut hancur hanya dalam waktu 25 jam

Bencana tersebut membunuh ribuan nyawa yang merupakan warga Pompeii.

  1. Ternyata ada dua gunung berapi di dalam kawah Vesuvius

Yang biasa dipanggil Vesuvius adalah gabungan dari dua gunung tersebut, yaitu Monte Somma dan Vesuvius. Keduanya sangat mirip sehingga sulit dibedakan.

  1. Vesuvius sebenarnya memiliki tinggi yang tidak seberapa, yaitu 1.281 meter di atas permukaan laut

Ini tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan gunung yang ada di Indonesia. Gunung Bromo saja memiliki ketinggian 2.392 mdpl.

  1. Gunung berapi ini termasuk jenis stratovolcano kompleks yang dibangun dari lapisan lava yang mengeras

  2. Letusan terakhir, yaitu pada 1944 menewaskan 26 warga

Sedangkan 12 ribu orang lainnya harus terlantar kehilangan tempat tinggal.

  1. Hingga kini, Vesuvius telah menyebabkan kematian dari setidaknya enam juta orang yang tinggal di sekitarnya

Terhitung sejak letusan pertamanya yaitu pada 79 Masehi hingga letusan terakhir pada 1944. Ini juga termasuk semua korban dari gempa bumi, letusan ringan, dan besar.

  1. Walaupun terkenal sangat berbahaya, banyak orang yang masih tinggal di sekitar gunung Vesuvius

Tercatat oleh Italian Notes, setidaknya ada 600 ribu orang yang tinggal di zona merah yang rawan terdampak oleh letusan.

  1. Sejak 1944, ada setidaknya ratusan gempa bumi vulkanik akibat aktivitas gunung tersebut

Ancaman Vesuvius terus mengintai karena gunung tersebut tergolong sangat aktif. Oleh karena itu pemerintah setempat selalu memperbarui upaya evakuasi untuk berjaga-jaga saat Vesuvius meletus lagi.