Thursday, September 24Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Facebook Ajukan Keberatan Pembayaran Denda 9,5 Miliar Terkait Kebocoran Data

Facebook mengalami dampak buruk setelah skandal kebocoran data 87 juta pengguna tersebar, hal ini membuat beberapa negara mengajukan denda. Hal yang paling keras dilakukan Komisioner Informasi Inggris, dimana meminta denda sebesar 500 ribu pounds atau setara dengan 9,5 miliar rupiah. Nampaknya ini membuat pihak facebook merasakan keberatan dan akan mengajukan banding.

Seperti berita yang dilansir dari Business Inside, jika Richard Allen selaku Direktur Kebijakan Facebook, akan memberikan pendapatnya mengenai masalah kebocoran data pengguna tersebut. dirinya bahkan dengan tegas mengatakan keberatan dan tidak setuju jika media sosial paling diminati di dunia tersebut telah melanggar aturan yang ditetapkan dalam hukum perlindungan data di Inggris.

Bahkan Allen mengakui jika ada sejumlah kesalahan yang telah dilakukan pihaknya, seperti halnya temuan pihak Komisioner Informasi Inggris. Namun pihaknya telah melakukan ‘minta maaf’ atas hal tersebut dan mencoba untuk menelusuri lebih lanjut. Dimana akhirnya ditemukan aliran data mengarah pada Cambridge Analytical, jika meruntut skandal sebelumnya ini banyak dinamakan CA.

Seperti yang ditegaskan Richad dalam wawancara dengan media, pihaknya sudah menganalisis persoalan tersebut dari segi hukum. Dimana denda yang diajukan pihak Komisioner Informasi Inggris memang hal tepat, namun untuk besaran jumlahnya, ini tentu tidak bisa diselesaikan dari jalur hukum dam membutuhkan kesepahaman dari kedua belah pihak.

Baca juga : Inggris Siapkan Tuntutan 9.5 Miliar Atas Kebocoran Data Pengguna Facebook

Sikap ini bukan berarti perusahaan tidak menghormati temuan pihak Komisioner Informasi Inggris, namun meminta untuk dilakukan peninjauan ulang seperti apa yang sedang diupayakan pihak facebook hingga sekarang ini. Ditegaskan hubungan perusahaan dengan instansi tersebut dekat dan sering melakukan kerja sama dalam hal yang berkaitan dengan dunia maya

Sebelumnya, pihak Komisioner Informasi Inggris sudah membeberkan sejumlah temuan yang mengarah pada kesalahan facebook tidak bisa menjaga rahasia dan privasi penggunanya. Dimana telah ditemukan aliran data mengarah pada CA, sehingga ini merugikan penggunaan karena data bisa dimiliki oleh pihak ketiga. Meskipun hingga kini belum ditemukan bukti laporan kerugian, sehingga menetapkan denda sebesar 500 ribu pounds.

Hal ini menurut Elizabeth Denham, selalu Komisioner Informasi Inggris, pasalnya setiap teknologi yang digunakan dan dikembangkan di Inggris harus mengikuti transparansi, keadilan dan kepatuhan hukum. Karena sudah tunduk di dalamnya, sehingga meminta facebook untuk segera mengambil sikap dan mengatasinya. Jika tidak, maka pemerintah Inggris akan melakukan tindakan tegas yang belum ditetapkan hingga sekarang.

One Comment

Comments are closed.