Saturday, July 21Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Exo Berhasil Kalahkan BTS Voting Pilihan Lagu Piala Dunia 2018

EXO berhasil mengungguli boyband satu negaranya, BTS, dalam voting lagu pilihan untuk penutupan Piala Dunia 2018. Vote yang berlangsung di akun resmi Piala Dunia 2018 tersebut memang sangat ketat, bahkan bukan hanya menyingkirkan BTS, namun dua nama penyanyi pop dunia. Namun terlihat jika kedua boyband asal Korea Selatan ini mendominasi penuh.

FIFA selaku penyelenggara utama Piala Dunia 2018 memang membuat satu voting yang cukup mengejutkan, dimana sudah menentukan beberapa lagu yang akan dibawakan saat penutupan Piala Dunia di Rusia pada 11 Juli mendatang. Ini akan bersamaan dengan penyerahan trofi emas pada pemenang di ajang empat tahunan tersebut.

Dilansir dari akun twitter resmi FIFA (@FIFAWorldCup) dimana ada empat nominasi pilihan lagu yang nantinya akan diputar di panggung utama. Lagu ‘Fake Love’ terbaru milik BTS, lagu ‘Power’ milik EXO, dua kandidat lainnya dari Eropa dan Amerika Serikat, lagu Mi Gente milik J. Balvin dan The Middle mili Zedd yang berkolabirasi dengan Grey dan Maren Morris.

Hasilnya memang cukup mengejutkan, dari lebih dari 3 juta vote yang masuk sepanjang 24 jam. Lagu Fake Love dan Power bersaing ketat, bahkan mendominasi dengan jumlah voting sama, 48 persen. Namun twitter tetap punya siapa yang vote tertinggi, terpilih EXO dengan ‘Power’, sedangkan dua nominasi lagu lainnya milik J Balvin dan Zedd hanya berhasil mengumpulkan vote masing –masing 2 persen.

Baca juga : Highest Hope Organisasi Perlindungan HAM Besutan Panic At The Disco

Ini sangat mengejutkan, pasalnya lagu milik Zedd sudah terlebih dahulu di rilis dan dikenal di seluruh dunia. Namun netizen nampaknya lebih menginginkan lagu ‘Power’ by EXO yang diperdengarkan di panggung utama penutupan Piala Dunia 2018. Bahkan tidak menutup kemungkinan, semua personil EXO akan menyanyikan secara langsung di panggung megah penutupan di Rusia.

Lagu Power milik EXO memang dipilih karena mengandung lirik yang bermakna menjadi lebih kuat dari sebelumnya dan bisa menyatukan banyak orang, ini sama dengan tujuan berlangsungnya Piala Dunia. Menyatukan semua orang dalam satu permainan, tanpa melihat ras, suku, agama dan lainnya.

Power sendiri merupakan lagu andalan dari album keempat yang bertajuk, The War : The Power of Music dalam edisi repacked. Album yang cukup spesial karena ditangani produsen asal Inggris, LDN Noise. Album ini sudah dirilis pada 5 September 2017 lalu, terbilang bukan lagu baru lagi memang jika dibandikan dengan Fake Love milik BTS yang baru di rilis dan masih merajai tangga lagu di Korea Selatan. Namun ini tidak mengurangi jumlah vote, bahkan banyak mendukung yang tetap menginginkan Power di nyanyikan di Piala Dunia 2018.

Laga Power sendiri memang setelah dirilis berhasil menempati posisi spesial, US World Digital Song dari tangga lagu Billboard. Hal ini cukup spesial untuk boyband asal ASIA, bukan kali ini Power akan dinyanyikan dalam event olahraga. Sebelumnya EXO sudah tampil dalam penutupan Olimpiade Musim Dingin 2018 yang berlangsung di Pyeongchang, Korea Selatan. Bukan hanya lagu, namun Korea Selatan menjadi trending topik setelah berhasil menggagalkan Jerman untuk lolos ke babak 16 besar di Piala Dunia 2018.