Wednesday, October 23Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Empat Orang Tewas, Saat Polisi Baku Tembak Dengan KKB Di Pidie Jaya

Empat Orang Tewas, Saat Polisi Baku Tembak Dengan KKB Di Pidie Jaya

Kontak senjata antara kepolisian dengan kelompok yang diduga adalah pelaku perampokan dikabarkan terjadi di kawasan Kecamatan Trieng Gadeng. Yang mana itu ada di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Kamis sore (19/9). Informasi dari kepolisian menyebutkan empat orang meninggal dunia dalam kejadian tersebut.

Menurut sumber acehkini, kejadian itu terjadi Kamis sore di dekat jembatan Keude Trieng Gadeng. Sumber tersebut menyebutkan dirinya melihat sekitar tiga orang yang tertembak kemudian dinaikkan ke mobil polisi. Sebelumnya, ketiga orang itu memang diduga berada di dalam sebuah mobil yang menurut informasi telah dibuntuti pihak kepolisian dari arah Bireuen.

Kepala Kepolisian Resor Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar, membenarkan kejadian tersebut. Namun, sebut dia, penjelasan detailnya akan disampaikan oleh pihak Kepolisian Daerah (Polda) Aceh.

“Iya memang ada kontak di sana. Nanti kalau untuk jelasnya biar Polda yang mengeluarkan statement-nya,” kata Andy Nugraha kepada acehkini, Kamis (19/9). Sementara Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh yaitu Kombes Pol Agus Sarjito, menyampaikan ada empat pelaku yang tewas. Para kriminal yang meninggal itu ditembak dalam kasus tersebut.

Keempat orang tersebut diduga adalah kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang memeras dan juga mengancam menggunakan senjata api laras panjang. “Yang meras dan mengancam pake senpi (senjata api) panjang. Empat orang pelaku meninggal kontak tembak,” kata Agus saat dikonfirmasi jurnalis.

Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dir Ditreskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito, menyatakan kejadian itu terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Menurutnya, kelompok kriminal bersenjata itu pimpinan Abu Razak.

Agus menambahkan, kepolisian mendapat informasi keberadaan kelompok Abu Razak yang turun dari Bukit Cerana, Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen, dengan menggunakan mobil Avanza BL 1342 R menuju ke arah Banda Aceh.

Kemudian Tim Satgas KKB mengejar mobil yang dikendarai Abu Razak cs hingga di depan Keudee Tringgadeng, Pidie Jaya. Dan kemudian terjadi kontak senjata. “Baku tembak antara KKB yang dipimpin oleh Abu Razak dengan Satgas Penindakan KKB berhasil melumpuhkan kelompok tersebut,” kata Agus kepada acehkini, Kamis malam (19/9).

Kontak senjata itu mengakibatkan empat anggota KKB meninggal dunia, yakni Abu Razak, Zulfikar, Hamni, dan Wan Neraka yang sebelumnya sempat kritis. Sementara, satu anggota KKB lainnya bernama Wan Ompong diamankan ke Mapolres Bireuen.