Sunday, September 27Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Eks Internazionale Ini Ingin Pindah Negara Setelah Melihat Liga Indonesia

 

Kisruh persepakbolaan Indonesia saat ini benar-benar sudah masuk ke tahap kronis, pasalnya ketidakpastian dan ketidakadilan soal sanksi mulai dirasakan oleh beberapa tim yang mendapat perlakuan tersebut dari PSSI. Ketidakadilan itu memang terasa manakala kita menyinggung satu tim diberikan sanksi seperti ini, namun tim lainnya yang juga sama-sama berulah seperti demikian tidak diberikan sanksi yang sama, bahkan kasus yang sempat melandanya seakan dilupakannya.

Hal inilah yang membuat banyak orang merasa heran dengan cara kerja PSSI, entah apa yang diinginkan oleh PSSI dalam memberikan pelayanan kepada tim-tim di kompetisi Liga 1. Kini yang paling merasakan dampak dari kasus tersebut adalah Persib Bandung yang harus menelan bulat-bulat semua sanksi-sanksi dari PSSI. Bahkan ada satu sanksi yang sangat tegas adalah sebuah laga usiran ke luar Pulau Jawa.

Dengan banyaknya sanksi seperti ini membuat mereka harus bisa beradaptasi bermain tanpa dukungan suporter, maka dari itu ini sebenarnya sangat memberatkan posisi eks Inter Milan yang sempat menjadi asisten Hector Cuper itu pun merasakan imbas langkah berat Persib Bandung yang notabene saat ini tengah mengamankan posisi di peringkat pertama.

Dengan keadaan seperti ini membuat Gomez juga merasa sangat kecewa, dan tidak nyaman dengan kondisi Persib di kompetisi Liga 1. Sehingga dia juga mengancam akan meninggalkan Persib Bandung dan kompetisi Liga 1 jika masih seperti ini. Bahkan tak segan menyebutkan bahwa sepak bola Indonesia tidak akan maju. Seperti dikutip dari Indosport (10/10/2018) “Sepak bola Indonesia tidak akan maju, jika tidak ada pembenahan dan kondisinya tetap seperti ini. Kalau tidak mau berkembang ya terus seperti ini. Kalau tidak mau, ya next season saya tidak akan di sini lagi dan pindah negara lagi,” ungkap Gomez.

Seharusnya para bobotoh atau pihak manapun yang masih protes dengan keputusan PSSI bisa tetap berbesar hati menerima hukuman ini. PSSI pun menjatuhkan hukuman tegas guna memberikan efek jera pada tim-tim yang masih belum bisa mengatur para suporternya agar tidak berbuat anarkis. Dan juga agar para pemain asing tidak membuat perilaku tidak sportif yang juga akan berimbas buruk pada persepakbolaan Indonesia.