Thursday, December 5Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Dua Aksi Penusukan Terjadi Di London Lalu Di Den Haag

Dua Aksi Penusukan Terjadi Di London Lalu Di Den Haag

Serangan penusukan terjadi di London, Inggris, pada Jumat (29/11). Dua orang warga tewas dalam peristiwa itu, sementara pelaku ditembak mati. Polisi menyebut ini adalah kasus terorisme. Diberitakan Reuters, peristiwa ini terjadi pada Jumat sore di depan Gedung Fishmonger dekat Jembatan London. Pria yang menggunakan pisau menyerang pejalan kaki dengan membabi buta. Peristiwa ini menyebabkan warga berhamburan panik.

Selain dua orang tewas, tiga orang dilaporkan terluka dalam peristiwa itu. Pelaku berhasil dibekuk oleh beberapa orang warga yang berada di lokasi. Pisaunya berhasil direbut. Warga yang terlibat dalam jibaku mengaku menendang kepala pelaku agar dia menjatuhkan pisaunya. Setidaknya ada sepuluh orang yang ikut melumpuhkan pelaku di jalanan. Salah satu di antara warga diketahui polisi berpakaian preman.

“Saya melompat dan menendang kepalanya agar dia menjatuhkan pisau. Beberapa orang juga melakukan hal yang sama. Dia berteriak ‘lepaskan saya’,” kata Stevie Hurst, warga. Polisi yang datang dilaporkan menembak mati pelaku, saksi mengaku mendengar dua kali suara tembakan. Menurut polisi, pelaku mengenakan rompi peledak palsu sehingga terpaksa ditembak.

Polisi menyebut ini adalah kasus terorisme. Belum disebutkan identitas pelaku, namun media The Times menyebut pelaku pernah menjadi tersangka kasus terorisme. Identitas para korban juga belum dirilis.

“Detektif anti-terorisme kami akan bekerja keras untuk mengidentifikasi mereka yang tewas. Kami juga akan menyelidiki apa yang terjadi dan apakah ada orang lain yang terlibat,” kata Neil Basu, pejabat anti-terorisme di kepolisian Inggris.

Jembatan London adalah lokasi serangan teror pada 2017. Ketika itu, simpatisan ISIS menabrakkan mobil ke arah pejalan kaki, menewaskan delapan orang dan melukai 48 lainnya. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan akan memburu orang-orang yang terlibat dalam peristiwa kali ini. Dia akan menggelar rapat keamanan menyusul penusukan tersebut. Dalam pernyataannya, dia juga memuji warga yang melumpuhkan pelaku.

“Saya ingin menyampaikan penghargaan untuk keberanian luar biasa warga yang secara fisik mengintervensi untuk melindungi nyawa orang lain. Negara ini tidak akan pernah takut, atau terpecah, atau terintimidasi oleh serangan semacam ini,” kata Johnson.

Setelah di London, Penusukan Juga Terjadi di Den Haag, Belanda

Penusukan terjadi di tengah keramaian kota Den Haag, Belanda, pada Jumat (29/11). Peristiwa ini terjadi selang beberapa jam setelah penusukan di London, Inggris, yang menewaskan dua orang. Diberitakan AFP, penusukan terjadi wilayah perbelanjaan Grote Marktstraat saat dipenuhi warga yang berburu diskon Black Friday. Pelaku melakukan penikaman terhadap tiga orang, memicu kepanikan di tempat tersebut.

Beruntung, ketiga korban hanya mengalami luka ringan. Polisi masih memburu pelaku dengan ciri-ciri pria berkulit agak gelap, berusia 40 hingga 50 tahun, mengenakan baju hitam, celana training dan syal abu-abu.

Helikopter polisi langsung menyisir dari udara, sementara mobil polisi dan ambulans memadati lokasi. Peristiwa ini terjadi tidak jauh dari gedung parlemen Inggris dan banyak kantor lembaga internasional.

Baca juga :

 

Kedutaan Besar Amerika Serikat langsung mengeluarkan peringatan agar warganya tidak mendekati lokasi. Belum diketahui motif tindakan pelaku, namun motif terorisme tidak dikesampingkan. “Kami memeriksa semua skenario yang ada,” kata juru bicara kepolisian Belanda.

Peristiwa ini terjadi hanya selang beberapa jam dari penusukan di Jembatan London yang menewaskan dua orang. Pelaku tewas ditembak dalam peristiwa itu. Menurut media Inggris, pelaku baru setahun keluar penjara atas kasus terorisme dan keterlibatan dalam jaringan teror. Seperti Inggris, Belanda adalah salah satu negara di Eropa yang jadi sasaran teror. Sebelumnya pada Maret lalu, empat tewas di kota Utrecht saat seorang pria keturunan Turki menembaki sebuah trem.