Thursday, July 18Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Dikritik Ketua MPR, Ini Penjelasan Cerdas Ibu Sri Mulyani

Dikritik Ketua MPR, Ini Penjelasan Cerdas Ibu Sri Mulyani

Dilansir dari media sosial, Menteri Keuangan Republik Indonesia Ibu Sri Mulyani dengan akun @smindrawati menyindir balik ketua MPR @zul.hasan. Hal itu dikarenakan Zulkifli Hasan melontarkan kritikan soal cicilan utang pemerintah Indonesia yang mencapai 400 triliun rupiah pada tahund epan saat berlangsung sidang tahunan MPR pada hari kamis sepekan yang lalu.

Menurut Zulkifli hasan, besaran itu dinilai tidak wajar dan merugikan rakyat Indonesia. Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak tinggal diam dan secara rinci dan cerdas serta kompeten dalam bidangnya memberikan penjelasan terkait tudingan tersebut kepada orang-orang yang tidak tahu apa-apa tetapi merasa paling paling tahu segalanya, seperti Netizen ya, hahaha.

Bahkan pada akun facebooknya di hari senin 20 agustus yang lalu, Sri Mulyani menuliskan bahwa pernyataan dari ketua Partai amanat nasional itu selain bermuatan politis juga menyesatkan masyarakat Indonesia.

Sebagaimana kita tahu sebelumnya Ibu Sri Mulyani juga telah mundur sebagai Tim Sukses Jokowi-Ma’ruf Amin untuk Pemilu Presiden 2019 karena sesuai dengan arahan Jokowi agar Ibu Sri Mulyani fokus pada tugasnya untuk mengelola keuangan negara saja.

Saat dijupai di kompleks Istana Presiden, Sri Mulyani mengatakan Bapak Presiden melihat kepntingan yang lebih besar pada sisi perekonomian Indonesia. Dan intruksi tersebut pun langsung ditanggapi dan disambut baik oleh Ibu Sri Mulyani. Menurut Menteri Keuangan itu memang sisi keuangan dan perekonomian negara lebih membutuhkan perhatian yang lebih sekarang ini.

Prestasi Sri Mulyani sebelum menjadi Menteri Keuangan di era Jokowi-Jusuf Kalla adalah menjadi Direktur Operasional Bank Dunia. Namun sebelumnya di era Mantan Presiden SBY pun ia juga dipercaya sebagai Menteri Keuangan. Jadi bila kita telaah dengan cerdas maka sebenarnya Ibu Sri Mulyani sudah sangat Kompeten di bidang ini dan bila ada yang menyangsikannya mungkin orang itu yang tidak tahu apa-apa. Namun memang sekarang adalah zamannya yang tidak tahu apa-apa adalah yang paling berisik dan sering berkoar-koar.

Salah satu poin penting yang dijelaskan Ibu Sri Mulyani terhadap sindiran dari Zulkifli Hasan adalah, “mengapa pada saat ZulHas ada di kabinet dulu ia tidak pernah menyampaikan kekhawatiran kewajaran perbandingan pemabayaran pokok utang dengan anggaran kesehatan, padahal saat itu rasionya lebih tinggi dari yang sekarang?jadi ukuran kewajaran yang disebut ketua MPR sebenarnya apa?.”

Dari situ saja kita bisa lihat mana yang bisa kompeten dan mana yang tidak, mana yang bekerja dengan benar dan mana yang tidak. Marilah bekerja secara profesional tanpa memasukkan unsur politik di dalamnya.