Tuesday, May 21Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Di Kota Ini Warga Dibangunkan Sahur Dengan Pesawat Tempur

Di Kota Ini Warga Dibangunkan Sahur Dengan Pesawat Tempur

Kalau sahur dibangunin sama warga sekitar ataupun orang rumah udah biasa ya sob, tapi pada pernah ngebayangin nggak sih kalau yang bangunin kalian TNI Angkatan Udara (AU), pakai pesawat tempur lagi?

Nggak perlu dibayangin lagi, demi menjaga tradisi, baru-baru ini TNI AU menyatakan bahwa pihaknya akan membangunkan warga di wilayah Surabaya, Solo, Sragen, Klaten, Jogja, dan sekitarnya sahur, dengan menggunakan pesawat tempur.

“Jika tak ada aral melintang di runway, Insyaallah akan diadakan lagi ‘tradisi’ membangunkan #sahur pakai pesawat tempur buat Airmen di Surabaya, Solo, Sragen, Klaten, Jogja, Papringan, Wirobrajan, Gejayan, Tukangan, Maguwo, Kotagede dan sekitarnya” tulis TNI AU melalui Twitter. Lebih lanjut, TNI AU menjelaskan bahwa tradisi ini terus dilakukan dari tahun ke tahun untuk lebih mendekatkan mereka kepada masyarakat, khususnya di bulan Ramadan.

Tradisi ini sebenarnya memang bertujuan untuk lebih mendekatkan TNI AU kepada rakyat. Tagar #jauhdilangitdekatdihati akan kami buktikan dengan menyemarakkan #sahur di bulan penuh rahmat dan ampunan ini,” tambahnya.

Meskipun begitu, membangunkan warga sahur ternyata bukan menjadi misi utama dari TNI AU, melainkan melatih profesionalisme pilot tempur mereka agar mampu terbang di segala waktu mengingat musuh bisa menyerang kapan saja.

“Membangunkan #sahur bukan misi utama tapi melatih profesionalisme pilot tempur #TNIAU agar mampu terbang di segala waktu karena musuh bisa menyerang kapan saja,” tulis TNI AU lebih lanjut. Gimana nih sob? Udah pada siap belum nih sahur dibangunin sama pesawat-pesawat tempur milik TNI AU?

Seperti yang diketahui, jet tempur milik TNI AU sempat membuat warga Yogyakarta dan sekitarnya kaget pada bulan puasa di tahun 2017. Pesawat tempur saat itu lalu-lalang di langit bertepatan dengan adanya waktu sahur.

“Latihan terbang dini hari. Kita kan memang harus siap menerbangkan pesawat pada keadaan pagi, siang, malam dan juga dini hari. Kalau tidak dilatihkan bagaimana mau profesional? Mulai terbang sejak kemarin. Jumlah penerbangan sekitar 25 sampai 30 sorties penerbangan,” ungkap Kadispen TNI AU saat itu.

Jenis jet tempur yang digunakan saat latihan adalah F-16 dan T-50. Latihan tersebut memang merupakan bagian dari kegiatan rutin yang dilakukan oleh TNI AU.