Tuesday, December 10Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Dengan OptiKey, Kita Bisa Mengetik Hanya Dengan Mata

Dengan OptiKey, Kita Bisa Mengetik Hanya Dengan Mata

Dengan bantuan software bernama OptiKey kini siapapun bisa mengetik hanya dengan mata. OptiKey yang dikembangkan oleh seorang developer asal Inggris, Julius Sweetland, secara open-source. Artinya dapat didapatkan secara gratis, bahkan dapat dikembangkan lebih jauh lagi. Sweetland ini bekerja di Windows dan bisa kompatibel dengan berbagai perangkat eye tracking.

OptiKey ini sendiri sebenarnya merupakan sebuah on-screen keyboard yang terdapat pada aplikasi apa saja. Namun ketimbang menggunakan tangan dan juga mouse untuk mengklik setiap tombol, pengguna hanya perlu menggerakkan matanya.

Sejak zaman mesin ketik, kegiatan mengetik tentu saja memerlukan kelincahan jari-jari tangan dalam menekan tombol. Akan tetapi seiring berkembangnya mesin ketik fisik tersebut telah tersedia dalam bentuk digital. Sekarang kita juga bisa mengetik menggunakan suara yang kita ucapkan, berkat fitur voice typing atau dictation.

Namun buat sebagian orang, khususnya mereka yang kesulitan berbicara dan saraf motoriknya begitu lemah, kegiatan mengetik tidak semudah yang kita lakukan. Untungnya masih ada satu bagian tubuh yang bisa dimanfaatkan untuk mengetik, yakni mata. Dengan bantuan software yang bernama OptiKey kini siapapun dapat mengetik dengan mata.

OptiKey selama ini dikembangkan oleh seorang developer asal Inggris, Julius Sweetland, secara open-source. Artinya dapat didapatkan secara gratis, bahkan dapat dikembangkan lebih jauh lagi. Sweetland ini juga bekerja di Windows dan mampu kompatibel dengan berbagai perangkat eye tracking.

OptiKey sendiri sebenarnya memang merupakan sebuah on-screen keyboard yang terdapat pada aplikasi apa saja. Namun ketimbang menggunakan tangan ataupun mouse untuk mengklik setiap tombol, pengguna kini hanya perlu menggerakkan matanya.

Cara kerja OptiKey mirip seperti aplikasi Swype di smartphone, dimana pengguna tak perlu menyentuh, dan hanya perlu memandang setiap tombol secara konstan. Untuk mengetik kata “type” misalnya, pengguna hanya perlu memandang ke arah tombol “T”, lalu lanjut melirik ke arah “Y”, “P” dan “E”. Fitur prediction OptiKey kemudian akan menyocokkannya dengan yang ada di kamus internasional.

Selain berperan sebagai papan ketik, aplikasi ini juga memungkinkan pengguna untuk mengklik berbagai tombol di dalam aplikasi. Intinya, dipadukan dengan perangkat eye tracking, OptiKey akan memberikan kontrol penuh atas keyboard dan mouse bagi orang-orang yang membutuhkan hanya dengan menggunakan matanya.