Sunday, August 19Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Demi Diet, Donald Trump Mulai Singkirkan Steak

Kebiasaan buruk konsumsi junk food memang akan dirasakan di usia senja, hal ini nampaknya mulai dialami Donald Trump. Presiden Amerika ke-45 itu, kabarnya mulai menerapkan program diet untuk menurunkan berat badan, padahal sebelumnya Trump dikenal sebagai penyuka makanan cepat saji.

Beberapa rekaman lalu menunjukkan, Trump terlihat memesan dua burger dengan ukuran besar, dua porsi ikan filet dan milkshake rasa cokelat. Sudah jelas ini gaya hidup tidak sehat yang harus dirubah, apalagi dengan kesibukan sebagai kepala negara adidaya.

Untuk mendukung misi tersebut, kini gedung putih sedang membuat sejumlah menu makanan yang enak, namun bisa mengurangi asupan kalori, bahkan hingga mendatangkan ahli gizi. Nampaknya ini bukan program diet yang mudah, pasalnya presiden Amerikan tersebut merupakan penyuka steak matang dengan tambahan saus melimpah.

Baca juga: Kenapa Puasa Bisa Meningkatkan Berat Badan ?

Kesungguhan untuk menerapkan pola hidup sehat nampaknya sudah terlihat, beberapa waktu lalu saat makan malam terlihat memesan menu ikan di Trump International Hotel. Sepertinya ada imbauan untuk mengganti daging dengan ikan, bahkan di gedung putih lebih banyak diberikan menu dengan ikan dover sole.

Selain mengganti daging dengan ikan, lebih banyak porsi sayuran namun sudah ditentukan jumlah yang boleh di konsumsi setiap harinya. Nampaknya usaha diet Trump mendapatkan perhatian bahkan dukungan dari sang ibu negara, Melania dan Ivanka Trump, putrinya. Bahkan menurut dokter Gedung Putih, Ronny Jackson, kini Trump sudah mulai diperkenalkan untuk berolahraga.

Hasil tes fisik pertama Trump pengukuran tinggi badan 190 sentimeter dengan berat badan 108 kilogram, jika melihat ketentuan Indeks Massa Tubuh (BMI), sudah jelas presiden Amerika terkaya ini masuk dalam golongan obesitas sehingga harus diturunkan berat badan supa ideal.

Selain itu, dilakukan juga pemeriksaan CT scan, hasilnya kadar kalsium di dinding arteri koroner menunjukkan angka 133, hal ini menurut ahli kardiolog, Rachel Bond, menunjukkan risiko mengalami jantung koroner sebesar 46 persen. Apalagi melihat usia Trump yang kini memasuki 71 tahun, sehingga program diet ini sangat diperlukan agar mengembalikan kondisi tubuh.

Hal ini membuat adanya renovasi di Gedung Putih, dimana akan dibuat area gym di sekitar Lincoln Bedroom. Akan segera didatangkan alat gym untuk mendukung olahraga sesuai anjuran instruktur, hal ini tentu saja juga menyesuaikan kemampuan dan kebutuhan Presiden Amerika tersebut. Bahkan sudah diberikan jadwal khusus, untuk pagi hari akan dilakukan latihan aerobik, ini untuk mengaktifkan kembali sendi-sendi tubuh.