Sunday, August 19Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Data Pengguna Facebook Bocor, WargaNet Indonesia Harap Tenang

Data pengguna facebook diretas oleh pihak asing, ini membuat banyak pengguna merasa resah dan mempertanyakan apakah facebook sebagai media sosial bisa tetap aman digunakan. Pasalnya kini jutaan data pengguna facebook di dunia, kabarnya jatuh ke tangan CA (indikasi menyebutkan Cambrige Analytica).

Namun hal ini tidak perlu dikhawatirkan pengguna facebook di Indonesia, pasalnya Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) sudah memiliki jawaban pasti yang datang dari pihak facebook. Dimana pihak facebook memberikan pernyataan jika tidak ada satu data atau nama pengguna dari Indonesia yang tersedot oleh Cambridge Analytica.

Sementara pihak yang diduga menerima jutaan data pengguna facebook, Cambridge Analytica, jelas membantah dugaan jika ada 1.096.666 data akun yang diambil oleh CA. Sedangkan, di Indonesia ada lebih dari 130 juta pengguna facebook, namun belum ada laporan yang menyebutkan menjadi korban kebocoran data facebook tersebut.

Bahkan dalam pernyataan resmi tersebut, sudah jelas terjadi kebocoran data pengguna facebook, dimana Cambridge Analytica menjadi pihak ketiga. Dimana kini menjadi pertanyaan, bagaimana cara pengambilan data tersebut. Pasalnya data yang sampai ke tangan CA, ini dalam model tingkat privasi tinggi, dimana hanya pengguna dan sistem yang mengetahui kode sandinya.

Baca juga : Mark Zuckerberg Memiliki Kekayaan 166 Triliun Orang Terkaya Nomor 3 Di Dunia

Pihak facebook menyebutkan Alexndaer Kogan sebagai dalang utama pengumpulan data massive tersebut, namun kenapa kebocoran data harus mengarah ke Cambridge Analytica. Hal ini menuai banyak kejanggalan, bahkan membuat netizen Indonesia semakin berhati-hati dalam penggunaan data di media sosial. Kini beramai-ramai menggunakan mode privasi semaksimal mungkin, agar kerahasiaan data tetap terjaga.

Hal ini juga dikemukakan oleh pihak Kominfo, dimana meminta semua pihak untuk menjaga sendiri media sosial yang digunakan. Apalagi belum bisa diprediksi siapa saja yang mengalami kebocoran data pengguna facebook, memang sudah disebutkan bukan pengguna dari Indonesia, namun melihat angka jutaan data yang sudah lepas dari server facebook, ini tentu menimbulkan kekhawatiran.

Ada baiknya menerapkan mode privasi dengan baik, jangan sampai orang lain tahu, karena ini merupakan kerahasiaan Anda. Gunakan media sosial dengan bijak, pasalnya apa yang sudah Anda unggah di internet tidak akan bisa ditarik kembali.

Kominfo juga berharap peran serta facebook sebagai pemegang kendali penuh dalam aplikasi media sosial tersebut, harusnya bisa memberikan perlindungan atas kerahasiaan data setiap penggunanya. Jangan sampai, ikut serta dalam perdagangan data pengguna pada pihak yang tidak bertanggung jawab, dimana nantinya bisa timbul kejahatan secara digital yang sampai kini sulit untuk melacak secara pasti.

One Comment

Comments are closed.