Monday, September 21Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Darimana Sebenarnya Logam Emas dan Perak Itu Berasal?

Darimana Sebenarnya Logam Emas dan Perak Itu Berasal?

Asian Games telah berakhir, opening dan closing ceremony yang dihelat di Stadion Utama Gelora Bungka Karno berjalan sangat sukses dan lancar. Indonesia pun berpartisipasi sangat baik di cabang-cabang olahraga yang ada di Asian Games ini dengan berhasil meraih 31 medali emas, 24 mendali perak dan 43 medali perunggu.

Selama perhelatan asian games ada beberapa hal unik yang terjadi, dari yang mulai menginspirasi sampai hal yang tidak patut kita contoh. Namun sadarkah  kalian bahwa ada satu kesamaan yang diincar para atlet di setiap pekan olahraga baik yang bertaraf kecil sampai yang besar macam olimpiade. Semuanya pasti mengiinginkan kemenangan yang biasanya akan dianugerahi dengan medali emas.

Yap benar sekali medali Emas. Pose para atlet saat berhasil medali emas pun hampir sama yaitu menggigit medali yang mereka dapatka itu. Lalu apakah kalian tahu darimana emas tersebut berasal? Maksud saya disini artian seluruh emas yang ada di bumi ini berasal dari mana ya?

Asal-usul untuk pertama kalinya diungkap dalam konferensi pers di Havard Smithsonian Center for Astrophysics. Para astronom berkeyakinan bahwa emas berasal dari tumbukan dua bintang neutron yang lalu melepaskan berbagai macam unsur logam ataupun partikel berat.

Tumbukan bintang neutron tersebut biasanya dianggap sebagai salah satu fenomena terdahsyat dalam alam semesta ini dan diduga terjadi setiap 10 ribu tahun sekali. Emas yang ada di bumi tercinta kita ini dipercaya berasal dari peristiwa tumbukan antar bintang neutron di bimasakti dann dikirim ke bumi melalui asteroid ataupun meteor.

Emas yang ada di bumi juga diyakini para peneliti berasal dari peristiwa supernova. Yaitu suatu periode dimana sebuah bintang tidak lagi  melakukan reaksi nuklir dan kemudian meledak. Dan ledakan bintang itu berubah menjadii banyak ribuan partikel bermuatan neutron di luar angkasa.

Kemudian neutron bergabung dengan partikel ataupun zat lain seperti besi, dan ketika besi dan neutron tergabung maka lama kelamaan ia akan menjadi logam dengan massa yang lebih besar yakni biasa disebut dengan perak. Lalu logam perak dipercaya mampu memakan neutron dalam jumlah yang lebih besar sehingga akhirnya logam tersebut berubah menjadi Emas.