Monday, October 14Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Dampak Buruk Bagi Pasutri Yang Jarang Berhubungan Seks

Dampak Buruk Bagi Pasutri Yang Jarang Berhubungan Seks

Bagi pasangan suami istri, melakukan hubungan intim merupakan suatu hal yang sangat dibutuhkan oleh satu sama lain. Melakukan hubungan intim pun bahkan bisa dikatakan telah menjadi kebutuhan pokok dari setiap pasangan. Untuk itulah, para ahli sangat menyarankan agar pasangan suami istri rutin melakukan hubungan intim. Tujuannya adalah tak hanya membuat hubungan pasangan menjadi semakin romantis dan juga semakin mesra. Tapi ikatan emosional keduanya bisa saling mengesankan juga. Lebih jauh lagi, hubungan intim juga akan membuat pasangan menjadi pribadi yang lebih sehat secara fisik maupun psikis.

Tentunya kita tahu apa yang terjadi pada tubuh saat sedang melakukan seks, karena hal itu sangat cepat dirasakan. Tetapi saat hubungan seks sudah lama berhenti, dan pasangan tidak lagi nyaman atau belum bisa memberikannya, ada hal yang tidak Anda sadari ketika masalah itu terhenti.

Mudah merasakan cemas atau stres

Dalam sebuah penelitian yang pernah diterbitkan dalam Biological Psychology. Peneliti Skotlandia telah menemukan bahwa orang yang tidak melakukan hubungan seks lebih sulit untuk menghadapi situasi stres, seperti berat berbicara di depan publik.

Dibandingkan dengan mereka yang pernah melakukan seks setidaknya sekali dalam dua minggu. Saat berhubungan seks, otak akan mengeluarkan hormon kenikmatan, seperti endorfin dan oksitosin, yang dapat membantu Anda merasa lebih nyaman. Karena seks sangat membantu seseorang untuk mengeluarkan isi hati dengan lebih mudah.

Kurangnya keharmonisan

Tidak melakukan hubungan seks bisa memengaruhi kebahagiaan, kedekatan, dan keamanan hubungan Anda. Mencium, memegang, dan memberikan pujian atau hadiah tak terduga dapat membantu Anda merasa terhubung dengan pasangan Anda secara emosional.

Risiko Jantung

Para ilmuwan juga mengatakan bahwa berhubungan intim merupakan kegiatan yang sejenis dengan olahraga. Hubungan intim bisa bantu setiap orang memompa jantung dengan baik, membakar kalori dengan baik dan mudah serta membakar lemak dengan nyaman. Dengan berhubungan intim, seseorang dikatakan bisa senantiasa sehat. Ia juga dikatakan akan memiliki jantung yang sehat pula. Sementara itu, ketika pasangan suami istri jarang melakukan hubungan intim, tidak memiliki pola hidup yang sehat dan tidak melakukan olahraga dengan rutin, ia bisa sangat berisiko menderita jantung dan berbagai penyakit berbahaya lainnya.

Insomnia

Untuk pengaruh buruk selanjutnya dari jarangnya hubungan intim antara suami dan istri adalah risiko insomnia. Para ilmuwan pun juga menyebutkan bahwa hampir 50 persen pasangan yang tidak memiliki hubungan intim baik akan mengalami resah, galau dan susah tidur saat malam. Tak hanya itu saja, jarang berhubungan intim bersama orang yang dicintai atau suami/istri juga akan menyebabkan seseorang mudah marah, jengkel dan tidak puas dengan hubungan yang dibinanya.