Thursday, March 21Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Curhat SBY Di Hadapan Para Calegnya Yang Ia Simpan Selama Bertahun-tahun

Curhat SBY Di Hadapan Para Calegnya Yang Ia Simpan Selama Bertahun-tahun

Mantan Presiden Republik Indonesia yaitu Susilo Bambang Yudhoyono, mengungkapkan perasaannya terkait berbagai tuduhan yang selama ini dialamatkan kepadanya, keluarganya, dan juga Partai Demokrat pada acara pembekalan caleg DPR RI Partai Demokrat di Hotel Sultan, Jakarta, hari Minggu (11/11/2018).

Ketua Umum Partai Demokrat itu mengaku, ia selama ini menahan emosi selama 10 tahun saat menghadapi berbagai tuduhan dari mulai aliran dana yang diterimanya mengenai Bank Century dan juga tuduhan terkait proyek Hambalang. “Saya telah menahan emosi karena selama 10 tahun ini saya pribadi beserta keluarga dan juga Partai Demokrat terus dituduh, dicurigai dan bahkan difitnah, seolah-olah ada kejahatan yang telah kami lakukan, seolah-olah kami menerima aliran dana dari Bank Century,” ujar SBY.

Namun, pada hari ini SBY mengaku sudah bisa merasa lega. Karena, hasil investigasi yang telah dilakukan partainya terhadap tuduhan itu telah mendapatkan hasil. Hasil dari investigasi tersebut adalah mengungkapkan, segala tuduhan kapada SBY ataupun Partai Demokrat terkait kasus Bank Century merupakan fitnah.

Hal itu juga ditegaskan kembali oleh SBY. “Alhamdullilah hari ini saya telah mendapatkan kesempatan bersejarah untuk menyampaikan fakta dan juga kebenaran berkaitan dengan kasus Bank Century, terutama yang selama ini dikaitkan kepada SBY dan juga Partai Demokrat, yang sebenarnya juga pada kasus Hambalang, yang sesungguhnya.

Ya Allah semua itu adalah hanya fitnah belaka,” ujar SBY. SBY juga menyatakan akan bertanggungjawab terhadap semua pengakuan tersebut, bahwa ia memang tidak terlibat dalam dua kasus ini. Sebelumnya, pada acara yang sama, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat yaitu Hinca Panjaitan juga mengungkapkan hasil investigasi internal partai terhadap seluruh pemberitaan Asia Sentinel, yang mmerupakan media asal Hongkong. Investigasi telah dilakukan di tiga negara, yaitu Hongkong, Amerika Serikat, dan juga Mauritius.

Hinca mengattakan, gugatan sengketa perdata yang selama ini menjadi basis dari artikel tersebut sama sekali tidak pernah menyebutkan nama SBY dan juga Partai Demokrat seperti yang selama ini dituduhkan. Gugatan perdata tersebut adalah antara Weston International Capital Limited versus J Trust, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan juga pihak lainnya.

Karena itulah, Hinca juga menegaskan bahwa pemberitaan tersebut merupakan fitnah belaka. “Pemberitaan Asia Sentinel yang merujuk pada gugatan sengketa perdata murni ini dengan menyebut Presiden SBY dan juga Partai Demokrat terlibat kejahatan korupsi merupakan fitnah,” ujar Hinca. Asia Sentinel sendiri juga telah meminta maaf kepada SBY dan juga Partai Demokrat.

Permintaan maaf Asia Sentinel itu dimuat di laman media tersebut pada tanggal 19 September lalu. Permintaan maaf itu dilayangkan berhubungan dengan pemberitaan mereka sebelumnya yang mengaitkan pemerintahan SBY dengan skandal Bank Century. “Kami telah menarik berita itu, tapi kami juga harus turut meminta maaf kepada SBY, Partai Demokrat, dan juga berbagai pihak yang merasa tersinggung pada adanya artikel tersebut,” ungkap Asia Sentinel di laman situsnya.

“Di atas semua itu, kami pun meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas kerugian yang telah kami timbulkan atas berita itu,” tambah media tersebut. Asia Sentinel pun mengakui bahwa berita yang telah ditulis oleh kepala editornya, John Berthelsen, merupakan sebuah berita yang sama sekali tidak memenuhi kaidah jurnalistik.

“Kami menyadari bahwa kami memang tidak mencari konfirmasi dari orang-orang yang namanya telah ditayangkan di artikel. Artikel tersebut pun tak berimbang dan juga telah menciderai praktik jurnalisme. Artikel tersebut juga memuat headline yang menghasut dan juga tidak adil bagi Presiden keenam Indonesia yaitu Susilo Bambang Yudhoyono.”

Related Post

Chrissy Teiger Panik Merasakan Sendiri Dahsyatnya ... Chrissy Teigen jadi salah satu saksi mata yang merasakan sendiri dahsyatnya gempa lombok, dimana diperkirakan mencapai 7SR. bahkan Chrissy yang waktu ...
Terulang Kembali Kasus Pengeroyokan Siswa Sekolah ... Seorang siswa kelas 1 setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di salah satu Pesantren di Kabupaten Tanah Datar-Sumbar mengalami koma, yang diduga ak...
Mau Tahu Syarat Ketat Untuk Berpoligami Di Indones... Praktik poligami kerap menuai pro dan kontra. Ada yang setuju, namun ada juga yang mempermasalahkan. Di Indonesia, poligami adalah hal yang boleh di...
Begini Pengakuan Pembakar Al-Quran Di Depan Polisi Pria bernama Z, warga Jalan Listrik Lingkungan IX, Kelurahan Pekan Besitang, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, ditangkap petugas Polres Langk...