Tuesday, June 18Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Curhat Pramugari Lion Air JT-610 Sebelum Kejadian Nahas Di Tanjung Karawang

Curhat Pramugari Lion Air JT-610 Sebelum Kejadian Nahas Di Tanjung Karawang

Salah seorang pramugari diduga menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610 di Tanjung Karawang, Jawa Barat. Sebelum pesawat Lion Air JT610 ini dipastikan jatuh, pramugari yang bernama Alfiani Hidayatul Solikah ini sempat mengunggah foto dengan caption yang penuh haru. Pramugari Lion Air JT610Alfiani Hidayatul Solikah curhat bahwa ia dipaksa untuk tersenyum dan tertawa, padahal menurutnya senyum itu duka.

Dalam unggahannya, sang pramugari Lion Air JT610, Alfiani Hidayatul Solikah juga menuliskan bahwa ia sedang berada di tempat gelap dan ia ingin berusaha menyelamatkan secercah cahaya yang datang. Berdasarkan keterangan dari Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, menyebutkan bahwa pesawat Lion Air JT610 ini dikomandoi satu pilot, 1 co-pilot dan 6 awak kabin atau pramugara/pramugari.

Pesawat dikomandoi Captain Bhavye Suneja dengan copilot Harvino. Sementara enam awak kabin (pramugara/pramugari) bernama Shintia Melina, Citra Noivita Anggelia, Alfiani Hidayatul Solikah, Damayanti Simarmata, Mery Yulianda, dan Deny Maula. Penerbangan Lion Air JT610 dengan rute penerbangan Cengkareng menuju Pangkalpinang mengalami kecelakaan di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono mengatakan pesawat Lion Air JT610 terakhir terdeteksi radar di ketinggian 2500 – 3000 kaki. Jatuhnya Lion Air JT610 ini setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta pukul 06.20 WIB menuju Pangkal Pinang.

Baru 13 menit mengudara, pesawat Lion Air JT610 jatuh di koordinat S 5’49.052” E 107’ 06.628” (sekitar Karawang). Dalam akun Instagram pribadinya, pramugari bernama Alfiani Hidayatul Solikah ini sempat mengunggah instastory jelang keberangkatan. Dalam unggahan Alfiani Hidayatul Solikah, diperlihatkan waktu menunjukkan pukul 03.00 dini hari, 3 jam jelang pesawat Lion Air JT610 lepas landas.

Pramugari ini bahkan terlihat mengabadikan halaman depan rumahnya cukup lama. Tak hanya itu, 3 hari sebelum pesawat Lion Air JT610 jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, pramugari ini juga mengunggah foto dengan caption haru. “it’s dark inside, i want save that light (Di dalam gelap, aku ingin menyelamatkan cahaya itu),” tulis sang pramugari.

Tak hanya itu, pramugari Pesawat Lion Air JT-610, Alfiani Hidayatul Solikah juga curhat kepada Rindang Wahyu Wijayanti, guru bahasa Inggris-nya semasa SMA. Sang pramugari Alfiani Hidayatul Solikah menyampaikan curhatannya kepada Rindang lewat percakapan WhatsApp berbahasa Inggris, Minggu (28/10/2018) sore.

Dikutip TribunnewsBogor.com dari Kompas, curhat Alfiani Hidayatul Solikah kepada Rindang ini sehari sebelum kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 tujuan Jakarta-Pangkal Pinang di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

“Saya terus support. Saya berusaha untuk terus motivasi, teman-teman kamu yang lain saja ingin seperti kamu,” kata Rindang. Curhatan dari pramugari Lion Air JT610 ini, Alfiani Hidayatul Solikah juga diunggah ke dalam akun Instagram pribadinya 5 hari yang lalu. Melansir dari biodata sang pramugari, Alfiani Hidayatul Solikah ini lahir di Madiun pada Desember 1998. Unggahan terakhir sang pramugari ini pun mendapat banyak komentar yang menyelipkan doa.

Meski begitu, pihak TribunnewsBogor.com belum memastikan kondisi pramugari bernama Alfiani Hidayatul Solikah ini. Penyelidikan dan proses pencarian masih dilakukan pihak basarnas dan juga pihak KNKT. “Karena pesawat masih baru, kita harapkan blackbox ditemukan segera dan bisa menemukan penyebabnya sesegara mungkin,” ungka ketua KNKT Soerjanto Tjahjono.

Ia menegaskan, kala peristiwa terjadi cuaca sedang cerah sehingga tidak ada masalah. Meski demikian, Soerjanto mengaku belum mendapatkan kabar ada penumpang yang selamat. “Dari teman-teman Basarnas, penumpang belum ada yang selamat,” tuturnya. Dari informasi yang diperoleh TribunnewsBogor.com, pesawat Lion Air JT610 ini mengangkut total 181 penumpang.

Dari ke-181 penumpang Lion Air JT610, 178 penumpang diantaranya adalah dewasa, satu penumpang anak-anak dan dua penumpang bayi. Dari ke-178 penumpang dewasa ini ada 3 orang pramugari yang sedang menjalani masa pelatihan dan satu orang teknisi. Kami, TribunnewsBogor.com ikut berduka cita atas musibah kepada para korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610.