Friday, December 13Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Cuitan Hidayat Nur Wahid Tentang Adanya Genosida, Dikecam Netizen

Cuitan Hidayat Nur Wahid Tentang Adanya Genosida, Dikecam Netizen

WAKIL Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dikecam warganet karena menyebut ada genosida dalam kerusuhan di Wamena, Papua. Istilah yang dipakai politikus PKS tersebut dianggap tidak tepat dan sangat provokatif.

Melalui akun Twitter @hnurwahid, Minggu (29/9), dia menulis, “Kita berduka atas tragedi genocyda di Wamena. 32 Orang Tewas & Ribuan Mengungsi. Sebagian Besarnya Warga Pendatang. Pemerintah pun Tetap Harus Selesaikan Kabut Asap, Sikapi Bijak Demo2, Tapi Tak Boleh Remehkan Tragedi di Wamena. Kelanjutan NKRI Taruhannya.”

Seorang warganet melalui akun @unilubis memberi komentar atas cuitan Hidayat. “Tolong buka kamus cek arti kata genosida. Menurut saya yg terjadi Wamena belum masuk kategori itu. Harus didorong bentuk TGPF independen utk tuntaskan tragedi ini. Politisi jgn ikut memecah belah antar kelompok masy dg diksi. Berduka utk all korban tewas di Papua,” cuitnya.

Akun @Jusca0758 ikut memberikan komentar, “Genocyda?? Seorg sklas @hnurwahid enteng bilang kasus Wamena 2019 sbg “Genocyda” .. Anjing penjaga gerombolan @PKSejahtera skali2 perlu diajar berbahasa utk berbangsa & bernegara dgn narasi2 yg tak menambah panik.”

Tanggapan juga datang dari akun @moch_herianto: “Wah yakin bos ini genocyda? Nulis aja salah bos ! yg betul GENOCIDE bukan GENOCYDA. Klo nulis aja salah berarti fix pendapatnya otomatis salah ! Tuduhannya serius dan cenderung fitnah. Anda ini org beragama dan berpendidikan tp kok spt anak STM pola pikirnya?”

Hidayat sendiri bergeming dan mengklaim bahwa istilah genosida tepat dipakai untuk kondisi di Wamena. “Bila arti “genosida” dirujuk ke Statuta Roma atau UU no 20 th 2006 ttg Pengadilan HAM, juga pendapat Adnan Buyung Nasution SH, maka tragedi yg terjadi di Wamena menurut saya sudah masuk kategori itu,” respon Hidayat.

Diketahui kerusuhan pecah di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua pada Senin (23/9) lalu. Aksi unjuk rasa yang melibatkan ribuan peserta itu berujung pada perusakan fasilitas publik hingga kantor bupati setempat. Kerusuhan tersebut menyebabkan 32 orang meninggal dunia dan 1.500 warga pendatang harus mengungsi dari Wamena, Papua.

Dear pak @hnwahid kami tidak mengerti genocyda yang bapak maksud. Jika maksud bapak adalah ‘genosida (genocide)’, sepertinya bapak keliru jika menyebut peristiwa di Wamena sebagai genosida. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ge•no•si•da /génosida/ n pembunuhan besar-besaran secara berencana terhadap suatu bangsa atau ras. Apa yang terjadi di Wamena bukanlah genosida, Pak.

Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara meminta agar Hidayat Nur Wahid bijak dalam menyimpulkan suatu peristiwa serta tidak dengan mudah menyimpulkan peristiwa Wamena dengan genosida.

Kami semua berduka untuk para korban kerusuhan Wamena. Mari kita menjaga persatuan bangsa, pemerintah harus tanggap dan turun tangan. Republik Indonesia adalah negara kesatuan yang kami cintai.