Saturday, December 15Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Cokelat dan Wine, Makanan Enak Untuk Program Diet

Cokelat dan wine banyak menjadi tersangka yang menyebabkan kenaikan berat badan, ini adalah anggapan yang salah. Baru-baru ini ditemukan satu program diet yang dapat menurunkan berat badan dengan nyaman dan enak dengan kedua bahan tersebut, bahkan Anda tidak perlu merasa tersiksa dengan konsumsi makanan terlalu sedikit yang tidak enak.

Jika program diet yang kini Anda ikuti harus mengurangi jumlah konsumsi camilan favorit yang paling enak di makan pada malam hari, seperti keju, cokelat dan wine. Kini hal tersebut sudah tidak perlu diikuti kembali, pasalnya sudah ada penelitian yang membuktikan jika cokelat dan keju bisa membuat meningkatkan jumlah bakteri baik dalam usus, sehingga makanan bisa terserat sepenuhnya dan tidak membuat gemuk.

Penelitian ini dilakukan oleh Profesor Tim Spector yang bekerja sama dengan Kings College London, dimana membuka penyataan tersebut pada Oxford Literary Festival. Menyebutkan hal yang termasuk sangat mengejutkan banyak pihak, dimana untuk menjalankan program diet yang sukses maka harus mengkonsumsi berbagai macam jeni makanan.

Mengapa demikian, seperti yang dikutip dalam Telegraph, bahwa saat seseorang banyak mengkonsumsi makanan yang berbeda maka akan muncul banyak jenis mikroba-mikroba lainnya. Hal ini karena semua makanan akan bermuara di dalam usus, semakin banyak jenis makanan yang di konsumsi, maka semakin banyak jenis mikroba dan akan membuat tubuh menjadi lebih sehat.

Baca juga : Solusi Diet Sehat Cegah Kanker Payudara

Spector bahkan menyebutkan secara spesifik, jika keju, cokelat dan wine sangat baik di konsumsi setiap harinya, pasalnya banyak memberikan bakteri baik dalam tubuh. Selain itu, memberikan batasan pada makanan cepat saji, pasalnya banyak mengandung lemak dan gula yang mengganggu perkembangan bakteri baik dalam usus.

Perlu Anda ketahui, di dalam usus terdapat lebih dari 3500 spesies mikroba, ini bisa jadi bakteri baik dan jahat. Jumlah ini bisa mengalami peningkatan dan penurunan, tergantung jenis makanan yang di konsumsi, banyak minum atau makan obat, bahkan asupan antibiotik juga akan berpengaruh pada jumlahnya.

Bahkan dijelaskan kembali oleh Spector, jika sejak zaman nenek moyang yang sudah mengkonsumsi lebih dari 159 jenis bumbu setiap minggunya. Sedangkan kini apa yang terjadi, setiap orang yang mengkonsumsi maksimal 20 jenis makanan, bahkan kebanyakan sudah mengalami pengolahan yang terlalu lama sehingga bakteri baik sudah mati sebelum sampai di dalam usus.

Hal yang dikatakan Spector bukan hanya sekadar teori saja, pasalnya sudah membuktikan sendiri dengan melakukan penelitian berupa uji coba terhadap anak laki-laki yang baru berusia 23 tahun, dimana memberikan makanan cepat saji terus menerus selama 10 hari. Hasilnya, junk food terbukti banyak membunuh bakteri baik dalam tubuh. Sehingga bisa menyebabkan banyak masalah kesehatan yang berbahaya, mulai dari obesitas, masalah jantung, diabetes, peradangan usus hingga aktifnya sel kanker dalam tubuh.

Nah, ternyata untuk mendapatkan hasil diet maksimal tidak perlu harus terus menerus konsumsi sayuran hijau. Tetap boleh makan camilan enak seperti cokelat dan wine, namun ingat dalam porsi jumlahnya dan sebaiknya tidak di malam hari karena proses pembakaran lemak terjadi lebih sedikit dari saat Anda masih aktif bekerja.

Related Post

Meghan Markle Sudah Siap Mendapatkan Peran Penting... Meghan Markle nampaknya sangat menikmati perannya sebagai bagian dari keluarga kerajaan Inggris, hal ini bahkan membuat Duchess of Sussex ini sudah si...
Minuman Sehat Teman Begadang Selain Kopi Kopi memang jadi minuman teman begadang yang paling bisa diandalkan, kandungan cafein yang tinggi bisa membuat mata terjaga semalaman. Namun tahukah A...
Jemaah Haji Indonesia Diimbau Tidak Memakai Sandal... Jemaah haji Indonesia tahun ini diimbau oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) agar menggunakan alas kaki saat menunaikan ibadah haji, pasalnya kini su...
Empat Cangkir Kopi Setiap Hari, Dapat Amankan Kese... Kopi adalah minuman yang di konsumsi setiap hari oleh masyarakat Indonesia, meskipun muncul pro dan kontra efek samping yang bisa ditimbulkan. Mungkin...

2 Comments

Comments are closed.