Wednesday, June 19Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Politik

Idrus Marham, Menteri Kabinet Kerja Pertama yang Menjadi Tersangka Kasus Korupsi

Idrus Marham, Menteri Kabinet Kerja Pertama yang Menjadi Tersangka Kasus Korupsi

Berita, Breaking News, Politik
Gempa di tahun politik sedang tejadi belakangan ini dan yang sedang hangat menjadi perbincangan adalah diputuskannya Idrus Marham sebagai tersangka oleh KPK terkait kasus suap PLTU Riau 1. Dan karena statusnya sebagai tersangka, idrus Marham pun langsung mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Sosial pada hari Jumat 24 agustus kemarin dan sebagai penggantinya Jokowi menunjuk Agus Gumiwang sebagai Menteri Sosial. Idrus Marham baru menjabat sebagai Menteri Sosial pada 17 Januari 2018 lalu menggantikan Khofifah Indar Parawansa yang mengundurkan diri karena ingin berlaga di pemilu Gubernur Jawa timur 2018 ini. Idrus Marham menjadi Menteri Kabinet Kerja Jokowi pertama yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Sebelumnya ada 4 menteri kabinet kerja yang pernah dipanggil KPK tapi ...
Mahar Politik Yang Masih Menjadi Tanda Tanya Kini Justru Merepotkan Sang Pelapor

Mahar Politik Yang Masih Menjadi Tanda Tanya Kini Justru Merepotkan Sang Pelapor

Berita, Breaking News, Politik
Bawaslu akan memanggil kembali Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief terkait laporannya berupa mahar politik yang melibatikan Sandiaga Uno kepada PAN dan PKS. Sebelunya Andi Arief menuding bahwa Sandiaga Unno telah memebrikan mahar politik berupa 500 miliar masing-masing kepada PAN dan PKS untuk menjadi calon wakil presiden RI mendampingi Prabowo. Komisioner Bawaslu Fritz Edward Siregar mengatakan andi telah mengkonfirmasi panggilan tersebut dan menyakan akan bersedia hadir pada hari jumat pukul 10.00 WIB ketika ditanya pada kamis malam sebelumnya. Sementara itu andi sendiri telah menyatakan belum ada rencana terkait pemanggilan tersebut. Namun dia memastikan bahwa dirinya akan hadir guna menghormati panggilan dari Bawaslu. Waketum Demokrat Syarief Hasan juga membebaskan kepada andi ari...
SKCK Salah-satu Rintangan Untuk Para Calon Presiden RI

SKCK Salah-satu Rintangan Untuk Para Calon Presiden RI

Berita, Breaking News, Politik
Waktu terus berjalan dan cerita yang mengiringi Pilpres 2019 terus bergulir. Dari mulai berita yang berkonotasi positif sampai negatif ataupun yang masih berkonotasi abu-abu atau tidak jelas. Kali ini Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) sedang mempermasalahkan SKCK milik Calon Presiden Prabowo Subianto yang sempat beredar di media sosial beberapa waktu lalu. SKCK yang dikeluarkan oleh Bandan Intelijen Keamanan Plri itu disebut-sebut sebagai salah satu syarat Prabowo maju di Pilpres 2019. Koordinator TPDI, Petrus Salestinus menduga SKCK Prabowo bersumber dari keterangan palsu atau telah dipalsukan. Dugaan tersebut hadir karena fakta peristiwa yang telah diketahui secara umum bahwa Prabowo pernah diperiksa Puspom TNI dan DKP karena diduga melakukan penculikan dan penghilangan para akt...
Said Aqil Tetap Dukung Jokowi-Ma’ruf Meski Sudah Dikunjungi Prabowo

Said Aqil Tetap Dukung Jokowi-Ma’ruf Meski Sudah Dikunjungi Prabowo

Berita, Breaking News, Politik
Pemilu Presiden masih setahun  lagi namun persaingan politiknya sudah ada sejak bergulirnya Pilkada 2018 ini. Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga terus menerus melancarkan jurus-jurus politiknya. Saat Jokowi disibukkan dengan Asian Games 2018, maka Prabowo dan Sandiaga Uno sudahh bermanuver dengan mengunjungi Said Aqil Siroj di Kantor PBNU, Jakarta pada hari kamis lalu. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj sepenuhnya mendukung KH Ma'ruf Amin sebagai calon pendamping Joko Widodo pada Pilpres 2019 mendatang. Hal itu disampaikan oleh Direktur Eksekutif Said Aqil Siroj (SAS) Institute, Imdadun Rahmat yang menampik kabar adanya dukungan Said Aqil untuk Prabowo-Sandiaga. Bapak Imdadun menyatakan, pihaknya menemukan beberapa pemberitaan yang tidak tepat, bahkan mengarah kepada ketidakjujur
Akankah Gatot Nurmantyo Masuk Ke Dalam Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga?

Akankah Gatot Nurmantyo Masuk Ke Dalam Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga?

Berita, Breaking News, Politik
Satu lagi Jenderal terakhir yang akan masuk ke dalam tim sukses Prabowo-Sandi untuk Pilpres 2019 adalah Jenderal Gatot Nurmantyo. Adalah Partai Amanat Nasional yang sebenarnya tengah galau di koalisi pendukung Prabowo karena adanya partai demokrat yang masuk ke koalisi tersebut namun juga tidak mungkin untuk masuk ke koalisi Jokowi yang menginisiasiJenderal Gatot Nurmantyo untuk masuk ke dalam tim pemenangan Prabowo-Sandiaga. PAN sedang membahas kemungkinan Gatot Nurmantyo untk masuk ke dalam tim pemenangan Prabowo-Sandiaga. Sekjen PAN, Eddy Soeparno mengatakan pihaknya akan menunggu keputusan Gatot apakah bersedia masuk ke dalam tim pemenangan Prabowo-Sandi karena sebelumnya Gatot Nurmantyo sempat dipersiapkan pula sebagai Calon Presiden 2019. Eddy mengatakan akan menghormati segala ke...
Lima Jenderal Di balik Kekuatan Jokowi dan Prabowo

Lima Jenderal Di balik Kekuatan Jokowi dan Prabowo

Berita, Breaking News, Politik
Pemilihan Presiden 2019 masih akan berlangsung kurang dari setahun dan animonya saat ini hanya kalah dari Perhelatan Asian Games saja. Jokowi saat ini disibukkan dengan perhatiannya kepada para atlet Indonesia yang berlaga di Asian Games sedangkan Prabowo masih sibuk menebar pesona untuk mendapatkan dukungan di Pilpres 2019 nanti. Jokowi akan berpasangan dengan Ma’ruf Amin seorang Ketua MUI saat ini sedangkan Prabowo ditemani oleh Sandiaga Uno yang saat ini masih menjabar sebagai wakil Gubernur DKI Jakarta. Ada kesamaan di antara kedua pasangan Capres dan Cawapres untuk pemilihan Presiden di tahun 2019 nanti. Dan itu adalah latar belakang militer yang dimiliki oleh kedua pendukung Capres dan Cawapres tersebut. Ada beberapa Jenderal Bintang Empat yang sudah Purnawirawan yang masuk dalam
Dikritik Ketua MPR, Ini Penjelasan Cerdas Ibu Sri Mulyani

Dikritik Ketua MPR, Ini Penjelasan Cerdas Ibu Sri Mulyani

Berita, Breaking News, Politik
Dilansir dari media sosial, Menteri Keuangan Republik Indonesia Ibu Sri Mulyani dengan akun @smindrawati menyindir balik ketua MPR @zul.hasan. Hal itu dikarenakan Zulkifli Hasan melontarkan kritikan soal cicilan utang pemerintah Indonesia yang mencapai 400 triliun rupiah pada tahund epan saat berlangsung sidang tahunan MPR pada hari kamis sepekan yang lalu. Menurut Zulkifli hasan, besaran itu dinilai tidak wajar dan merugikan rakyat Indonesia. Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak tinggal diam dan secara rinci dan cerdas serta kompeten dalam bidangnya memberikan penjelasan terkait tudingan tersebut kepada orang-orang yang tidak tahu apa-apa tetapi merasa paling paling tahu segalanya, seperti Netizen ya, hahaha. Bahkan pada akun facebooknya di hari senin 20 agustus...