Friday, July 19Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Buni Yani Dan Ocehannya Setelah Menerima Eksekusi

Buni Yani Dan Ocehannya Setelah Menerima Eksekusi

Buni Yani akhirnya akan menjalani eksekusi atas hukumannya yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah. Buni Yani pun sempat bermubahalah lagi. “Saya hanya berserah diri kepada Allah, saya sudah bermubahalah,” ucap Buni Yani di depan kantor Kejari Depok, yang beralamat di Jalan Boulevard Raya, Depok, hari Jumat (1/2/2019).

“Saya bilang, kalau saya melakukan yang seperti dituduhkan mengedit video, saya bilang biar saya neraka abadi. Tapi kalau saya tidak melakukan, orang yang menuduh saya, mulai dari pelapor, polisi, jaksa, hakim, semua masuk neraka,” imbuh Buni Yani.

Dia kemudian dibawa masuk ke dalam mobil tahanan Kejari Depok. Buni Yani pun mengaku akan dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur. Buni Yani divonis bersalah melanggar Pasal 32 ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dalam putusan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung. Dia dihukum 18 bulan penjara pada saat itu.

Perlawanan hukum Buni Yani berlanjut ke tingkat pengadilan tinggi, tetapi tetap kandas. Sampai kemudian jaksa dan Buni Yani sama-sama mengajukan kasasi. Namun MA menolak kasasi tersebut, baik yang diajukan oleh Buni Yani maupun jaksa.

Buni Yani selesai menjalani proses eksekusi di Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok. Buni Yani langsung dibawa jaksa eksekutor dengan mobil tahanan. Pantauan detikcom, hari Jumat (1/2/2019), Buni Yani dibawa jaksa memasuki mobil tahanan Kejari Depok yang sudah terparkir sejak sore. Sebelum dibawa ke mobil tahanan, Buni Yani dan pengacaranya, Aldwin Rahadian, sempat berbicara kepada wartawan.

Buni Yani sebelumnya datang ke Kejari Depok setelah permohonan penangguhan penahanannya ditolak. Saat tiba pada pukul 18.28 WIB, Buni Yani tampak menebar senyuman. Buni Yani divonis bersalah melanggar Pasal 32 ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dalam putusan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung. Dia dihukum 18 bulan penjara saat itu.

Perlawanan hukum Buni Yani berlanjut ke tingkat pengadilan tinggi, akan tetapi tetap kandas. Sampai kemudian jaksa dan Buni Yani sama-sama mengajukan kasasi. Namun MA menolak kasasi tersebut, baik yang diajukan oleh Buni Yani maupun oleh jaksa.