Monday, November 19Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Bra Kawat dan Berbusa, Apakah Aman Digunakan Sehari-Hari ?

Bra kawat banyak jadi pilihan untuk wanita di atas 35 tahun, pasalnya mulai terjadi penyusutan payudara dan menjadi tidak kencang lagi. Apalagi setelah melahirkan dan menyusui sendiri, bukan hanya asi eksklusif selama 6 bulan, bahkan hingga 2 tahun. Sudah pasti akan terjadi perubahan bentuk payudara, bahkan menjadi tidak menarik lagi.

Selain itu, ada juga bra busa yang membuat payudara menjadi lebih menonjol. Dimana tidak sedikit wanita kurang percaya diri dengan ukuran payudara yang kecil, jika terlihat ideal maka membuat Anda menjadi lebih percaya diri di hadapan lawan jenis. Namun apakah penggunaan bra kawat dan busa memberikan efek samping tersendiri, pasalnya ini akan digunakan lebih dari 5 jam.

Bahkan kini berkembang mitos, jika menggunakan bra berkawat atau bra dengan tambahan busa dapat memicu terjadinya penyakit kanker. Hal ini tentu saja membuat banyak wanita takut menggunakan penyangga payudara tersebut, bahkan memilih cara tradisional dengan tidak memakai bra seperti di zaman dahulu.

Mulai sekarang Anda tidak boleh mempercayai mitos yang belum terbukti kebenarannya tersebut, dimana dr. Ardiansjah Dara Sjahruddin, SpOG, mengatakan jika mitos tentang bra kawat dan busa tersebut tidak terbukti kebenarannya. Wanita yang mengalami kanker payudara disebabkan karena faktor genetika dan hormon yang tidak terkendali.

Baca juga : Kylie Jenner Mengambil Keputusan Besar Menghilangkan Filler Bibirnya

Sudah jelas bukan, jika tidak perlu lagi takut menggunakan bra berkawat atau bra dengan tambahan busa, asalkan ini nyaman maka boleh saja. Namun tidak disarankan menggunakan bra jangka panjang, karena ini membuat tubuh tidak bisa bernapas dengan baik. Bahkan membuat payudara menjadi semakin tertekan.

Ditambahkan kembali, jika bra dengan tambahan kawat yang biasanya ada di bagian bawah cup, tidak dapat menjadi penyebab kanker. Hal ini asalkan menggunakan bra dengan benar, dimana tidak ada bagian yang menyakitkan, misalkan kawat mengarah ke atas atau keluar dari jahitan, ini akan membuat terjadinya gesekan dengan kulit dan timbul penyakit.

Bahkan beberapa ahli bedah memberikan saran, untuk wanita dengan payudara berukuran besar, ada baiknya menggunakan bra kawat. Karena bra dapat mengangkat payudara dan menopangnya dengan benar, selain itu bisa push up saat Anda sedang berolahraga atau melakukan aktivitas yang menggerakkan tubuh. Bra juga tidak mudah rusak, sehingga tidak perlu budget lebih untuk membelinya setiap bulan.

Akan tetapi, jika Anda menggunakan bra kawat, disarankan untuk mengganti lebih sering dan jangan digunakan terlalu lama. Ini untuk membuat kulit menjadi tidak kering dan kaku, selain itu akan membekas dan membuat garis lengkung tersendiri. Bra dengan tambahan kawat juga tidak disarankan digunakan saat Anda sedang menyusui, karena bisa terjadi hal yang tidak menyenangkan pada bayi.

Related Post

Tiga Faktor Ini yang Membuat Anda Bisa Bergabung d... Jack Ma lagi-lagi terus bikin sensasi dan takjub dengan caranya untuk menjadi pengusaha sukses. Bukan Cuma caranya menjadi penngusaha namun keahlian...
Belajarlah Dari Indonesia Ujar Media Asal India Ulasan Dunia - Asian Games 2018 Jakarta Palembang sudah usai namun pujian terus berdatangan kepada susksesnya pagelaran ini berjalan. Dan belakang i...
Klub Ini Menolak Bertanding Ke Stadion Gelora Band... Imbas dari terbunuhnya suporter Persija oleh Suporter Persib Bandung terus terjadi dan kali ini sangat merugikan klub dari ibukota Jawa Barat yang s...
Rahasia Kylie Jenner Jadi Miliader Di Usia Sangat ... Rahasia Kylie Jenner terbongkar kenapa bisa menjadi Miliarder di usia yang terbilang sangat muda, bahkan ini dinobatkan oleh majalah bisnis ternama du...

One Comment

Comments are closed.