Friday, January 18Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Berikut Penjelasan Orang yang Paling Bertanggung Jawab Terkait Pawai Anak TK di Probolinggo

Berikut Penjelasan Orang yang Paling Bertanggung Jawab Terkait Pawai Anak TK di Probolinggo

Selain perhelatan Asian Games yang sedang berlangsung di bulan agustus ini tentunya kita juga sedang merayakan hari kemerdekaan Indonesia yang ke-73 pada 17 Agustus yang lalu. Namun sayangnya pada hari kemerdekaan itu ada sedikit cerita yang membuat para warga menjadi bingung untuk bagaimana merespon hal ini.

Jadi pada hari kemerdekaan lalu di Proboinggo diketahui ada konvoi atau perayaan anak-anak yang masih TK. Pawai tersebut diketahui dilaukan oleh anak TK Kartika V/69 dengan mengenakan pakaian serba hitam dan membawa mainan senjata api yang dipegang langsung oleh tangan-tangan kecil anak-anak tersebut.

Foto itu pun tentunya langsung mendapatkan respon dari para netizen dan tentunya banyak yang tidak suka dan menyayangkan kejadian itu. Dan kepala sekolah TK Kartika, hartatik telah meyampaikan permintaan maafnya atas aksi tersebut. Ia beralasan bahwa apa yang dilakukan hanyalah menggunakan dan memanfaatkan properti yang telah ada. Di kantor polisi, hartatik menjelaskan dan mengklarifikasi bahwa penggunaan alat-alat itu hanyalag demi memanfaatkan properti yang sudah ada di gudanng agar lebih hemat dalam pelaksanaan acara ini. Ia juga mengatakan penambahan busana tertutup mengenakan penutup wajah dan berwarna hitam-hitam pun dimaksudkan untuk menyesuaikan dengan tema saat itu yaitu perjuangan bersama Rasulullah demi meningkatkan iman dan takwa.

Hartatik pun meminta maaf atas ketidanyamanan ini. Akhirnya hartatik pun dicopot dari jabatan kepala sekolah TK Kartika dan dipindaht ugaskan ke tempat lain. Diketahui hartatik dialihkan menjadi staf di dinas pendidikan, pemuda dan olahraga kota probolinggo. Lalu siapa pengganti hartatik untuk posisi kepala sekolah TK kartika juga masih belum ditentukan sampai berita ini diturunkan. Hartatik diberikan sanksi karena diharapakan kejadian tersebut tidak terulang lagi dan hartatik juga tidak berkoordinasi dengan aparat setempat sebelum melaksanakan karnaval atau pawai tersebut.

Untuk para siapa pun di luar sana yang telah dewasa dan berpikiran normal, tolonglah untuk berpikir sebelum bertindak atau memutuskan sesuatu. Indonesia kita tahu sangat sensitif dengan segala hal yang berhubungan dengan terorisme apalagi sampai melibatkan anak kecil. Kita tentu masih ingat dengan bom bunuh diri di surabaya yang menggunakan anak kecil sebagai “pengantin’ pemabawa bom dan itu sangatlah menyedihkan. Oleh sebab itu jika ingin melakukan sesuatu janganlah yang berhubungan dengan hal-hal tersebut. Berpakaian serba hitam dan membawa senajata meskipun hanya senjata mainan tentu akan menimbulkan keresahan dan ketidak nyamanan bagi siapa pun yang melihatnya.

Related Post

Indonesia Gagal Wajib Militer, Alasannya Bikin Ter... Indonesia akan mengikuti korea selatan dalam program adanya wajib militer. Bagaimana jika sampai hal ini terjadi, apakah banyak yang setuju atau tid...
Selamat Atas Pernikahan Matthew Lewis dan Angela Penggemar Harry Potter akan bersedih, pasalnya salah satu aktor tampan yang berperan sebagai Neville Longbottom mengakhiri masa lajang di usia 28 tahu...
Seorang Polisi Menyeret Seorang Wanita Dari Kereta... Sebuah video yang menunjukkan petugas Departemen Kepolisian Los Angeles menyeret seorang penumpang kereta bawah tanah Metro telah mendapatkan jutaan p...
Misi Ke ISS Kembali Dikirimkan NASA Setelah Penund... Misi ke ISS akhirnya kembali menjadi prioritas NASA setelah mengalami penundaan hingga 7 tahun, dimana Lembaga Antariksa Amerika Serikat (NASA) akhirn...