Friday, July 19Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Berikut Ini Daftar Negara Dengan Waktu Puasa Tercepat dan Terlama

Berikut Ini Daftar Negara Dengan Waktu Puasa Tercepat dan Terlama

Jangan suka mengeluh karena puasa! Banyak negara-negara lainnya di dunia yang memiliki waktu puasa yang lebih panjang dari Indonesia karena perbedaan letak geografis. Di bulan Mei 2019 ini, matahari bersinar lebih lama pada sisi utara bumi, maka kota-kota Skandinavia menjadi negara yang memiliki waktu berpuasa lebih lama dibanding yang lainnya. Mari simak negara-negara dengan waktu tercepat dan terlama berpuasa di berbagai belahan dunia.

Negara Tercepat

  1. Chili

Negara yang terletak di Amerika Selatan ini berpuasa selama 9 jam dan 12 menit dalam sehari. Di sini waktu imsak jatuh pada pukul 05.31 pagi waktu setempat dan mereka berbuka puasa pada pukul 15.00 waktu setempat.

  1. Argentina

Masyarakat Muslim di Argentina menjalani puasa sekitar 10 jam setiap harinya. Sangat singkat bukan? Jumlah penduduk Muslim di negara yang sangat terkenal dengan tarian tango ini pun sangat sedikit dari jumlah keseluruhan penduduknya. Yaitu hanya satu persen saja atau sekitar 400 jiwa.

Meski hanya minoritas, warga non Muslim Argentina dinilai sangat bertoleransi dan juga sangat menghormati ibadah. Di Buenos Aires yang merupakan ibukota Argentina, terdapat sebuah masjid besar yang menjadi pusat studi Islam di Argentina dan juga negara-negara Amerika Latin. Masjid ini dibangun atas bantuan Raja Fahd dari Arab Saudi.

  1. Australia

Jika di belahan dunia lainnya memasuki musim panas, maka Australia sudah bersiap memasuki musim dingin sehingga waktu berpuasanya tidak terlalu lama, yakni hanya sekitar 11 jam.

Jika kamu memiliki rencana berlibur di Australia, kamu bisa menikmati buka puasa di restoran halal yang terletak di Sydney Road. Kawasan ini banyak dihuni imigran dari Timur Tengah yang mayoritas beragama Islam. Saat melaksanakan sahur, menu makanan di sini hampir sama seperti menu sarapan, yakni roti bakar dan susu.

  1. Afrika Selatan

Afrika Selatan juga memiliki waktu puasa yang lebih pendek jika dibandingkan dengan negara-negara di Asia. Waktu puasanya sekitar 12 jam. Jumlah penduduk Muslim di negara ini pun bisa terbilang sedikit yaitu hanya 1,5 persen dari 52 juta penduduk Afrika.

Meskipun populasi muslim hanya sedikit, makanan halal sangat mudah dijumpai di negara ini. Banyak sekali restoran yang menyediakan makanan halal. Bahkan hampir seluruh restoran cepat saji asal Amerika sudah berlabel halal.

Cuaca yang panas yaitu di atas 30 derajat Celcius juga menjadi salah satu tantangan terbesar umat Muslim menjalani puasa di negara ini. Menariknya, di Cape Town terdapat bubur buatan warga lokal yang bisa dicicipi hanya pada bulan puasa.

  1. Brasil

Muslim di Brasil berpuasa sekitar 13 jam. Walau tergolong cukup cepat, namun hal ini menjadi tantangan yang berat bagi umat Islam di sana. Sebab di Brasil itu mayoritas penduduknya adalah non muslim, sehingga godaannya pun semakin banyak.

Negara Terlama

  1. Islandia

Negara yang dikenal dengan penduduk muslim terkecil di dunia ini dinobatkan menjadi negara dengan durasi puasa terlama yaitu sekitar 22 jam. Umat Muslim di Islandia biasa melaksanakan sahur pada pukul 02.00 pagi waktu setempat dan berbuka pada pukul 12.00 malam waktu setempat.

Di Islandia, hanya ada 0,3 persen atau sekitar 770 orang penduduk yang beragama Islam. Bagi kaum Muslim di Islandia, puasa tak sekadar ritual ibadah. Justru, dengan panjangnya waktu berpuasa membuat mereka menemukan nilai lain dari berpuasa.

  1. Swedia

Swedia juga menjadi negara terlama dalam waktu berpuasa yaitu sekitar 20 jam. Umat muslim di Swedia makan sahur pukul 02.30 pagi waktu setempat dan berbuka puasa pada pukul 10.00 malam waktu setempat. Saat ini kaum muslim Swedia berjumlah sekitar 500.000 orang, atau sekitar 5 persen dari total populasi. Cuaca panas juga menjadi tantangan besar umat Muslim untuk menjalani puasa di negara ini.

  1. Alaska

Ada keunikan budaya berpuasa di negara ini dengan sebutan Land of the Midnight Sun ini. Sebagian masyarakat Muslim setempat mengikuti jadwal puasa sesuai dengan waktu Mekkah, yaitu berpuasa selama 15 jam sehari.

Sebagian muslim lainnya, mengikuti jadwal puasa waktu setempat, yaitu berpuasa selama 20 jam di musim panas, namun hanya 5 jam di musim dingin. Perbedaan jadwal puasa itu tidak mengurangi persatuan komunitas Muslim Alaska.

Jadwal ini sesuai dengan keputusan Dewan Masjid Alaska mengikuti fatwa Dar al-Ifta al Misriyyah, lembaga hukum Islam yang berpusat di Kairo. Fatwa ini diterbitkan tahun 2009 setelah melewati pengkajian yang panjang.

  1. Inggris

Umat muslim di Inggris harus berpuasa selama 18 jam setiap harinya. Hal itu bisa terjadi karena Ramadhan datang bersamaan dengan musim panas terpanjang di Inggris. Saat ini ada sekitar 2,7 juta umat Muslim yang tinggal di Inggris. Untuk menghindari berbagai penyakit saat musim panas nanti, Komunitas Muslim Inggris sangat gencar mengingatkan para anggotanya agar tetap menjaga kesehatan selama puasa.

  1. Jerman

Umat Muslim di Jerman harus berpuasa selam 18 jam sehari, yaitu sejak pukul 04.00 pagi hingga pukul 22.00 malam waktu setempat. Sama seperti beberapa negara, yang menjadi tantangan terberat di negara ini adalah akibat cuaca yang panas, sehingga mudah haus.

Selama berpuasa, tidak ada aktivitas yang berbeda di negara ini, sama seperti hari biasa. Warga tetap bersekolah dan bekerja. Di Jerman, toleransi umat beragama begitu tinggi, sehingga mereka yang non-Muslim menghargai mereka yang berpuasa.