Thursday, July 18Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Berbagai Camilan Rendah Kalori Ini Sangat Cocok Untuk Diet

Berbagai Camilan Rendah Kalori Ini Sangat Cocok Untuk Diet

Siapa tak suka ngemil? Saat malas menyantap makanan besar atau sedang sibuk, camilan jadi pilihan favorit untuk mengganjal lapar. Tapi, banyak juga orang yang khawatir untuk menyantap camilan. Apalagi jenis camilan selama ini didominasi oleh tinggi gula, garam, dan minyak.

Padahal ada juga pilihan camilan sehat rendah kalori yang bisa disantap untuk mengganjal perut. Jadi tak perlu khawatir ngemil di tengah program diet. Apa saja? Ini 7 rekomendasi camilan yang bisa disantap meski sedang diet.

  1. Kombinasi sayur segar dan hummus

Sayur rendah kalori dan kaya serat seperti brokoli, seledri, atau paprika sangat cocok disantap saat diet. Agar lebih lezat, sajikan potongan sayur dengan hummus.

Hummus adalah makanan khas Timur Tengah bertekstur lembut yang terbuat dari chickpea, minyak zaitun, dan perasan air lemon. Menurut data United States Department of Agriculture (USDA), 2 sendok makan hummus punya kalori kurang dari 20 kkal. Kombinasi sayur segar dan hummus bisa jadi camilan sehat dengan kalori kurang dari 100 kkal.

  1. Apel dan selai kacang

Renyahnya apel dan selai kacang lembut bisa jadi pilihan camilan enak nan sehat. Data dari USDA menunjukkan bahwa satu buah apel ukuran sedang punya kalori sebesar 95 kkal dan 4 gram protein.

Kombinasi apel dan dua sendok selai kacang mengandung kalori sekitar 200-250 kkal. Jurnal dari Department of Nutrition and Health, Federal University of Vicosa, Brazil, menjelaskan bahwa selai kacang bisa membantu menurunkan rasa lapar dan menjaga berat badan. Tapi pastikan pilih selai kacang alami yang rendah gula dan garam.

  1. Telur rebus

Berdasarkan data dari USDA, sebutir telur rebus dengan berat 50 gram hanya mengandung sekitar 78 kkal saja. Selain itu, telur rebus juga dikenal sebagai sumber protein. Dari jurnal Effect of A High-protein Breakfast on the Postprandial Ghrelin Response tahun 2006, protein berfungsi menurunkan hormon ghrelin yang juga dikenal sebagai hormon lapar.

  1. Greek yoghurt dan buah berry

Greek Yoghurt ditambah pemanis alami berupa berry sangat cocok disantap untuk mengganjal lapar sekaligus menutrisi tubuh. Menikmati 200 gram greek yoghurt yang disajikan bersama setengah mangkuk berry punya kandungan kalori sekitar 180 kkal. Yoghurt juga mengandung protein yang tinggi. Ditambah buah berry yang kaya serat dan antioksidan, camilan segar ini bisa membuat perut terasa kenyang lebih lama.

  1. Keripik kale

Keripik merupakan camilan favorit. Tapi juga dihindari banyak orang karena tinggi garam dan minyak. Nah, keripik dari daun kale bisa menjadi pilihan yang lebih sehat dan rendah kalori. Menurut jurnal berjudul Kale (Brassica oleracea var. acephala) as a Superfood dari Department for Molecular Biology, Kroasia, kale adalah makanan yang kaya vitamin, mineral, antioksidan, dan serat yang bisa melancarkan pencernaan. Selain itu, segenggam keripik kale mengandung sekitar 122 kkal. Bila ingin membuatnya, kamu hanya perlu memanggang kale dengan campuran minyak zaitun, merica, dan sejumput kecil garam.

  1. Sayur fermentasi

Sayur fermentasi seperti kimchi atau acar punya kandungan probiotik yang bagus bagi pencernaan. Selain itu, makanan sehat bercita rasa masam ini juga rendah kalori. Setiap 1 ons sayuran fermentasi rata-rata hanya mengandung sekitar 10 kkal. Tapi, perhatikan porsinya saat memilih sayur fermentasi sebagai camilan sehat. Sebab, terlalu banyak menyantap kimchi atau acar juga bisa menyebabkan masalah pencernaan.

  1. Almond dark chocolate

Dark chocolate yang dikombinasikan dengan almond rata-rata punya kandungan kalori sekitar 165 kkal. Penelitian dari School of Pharmacy and Medical Sciences, University of South Australia, protein dan serat di dalam almond berguna menurunkan rasa lapar sehingga asupan kalori pun lebih terjaga.