Tuesday, May 21Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Begini Caranya Terbebas Dari Candu Sosial Media Dan Internet

Begini Caranya Terbebas Dari Candu Sosial Media Dan Internet

Inovasi teknologi dan media sosial mengubah cara manusia berinteraksi. Manusia patut bersyukur dengan temuan ini, karena mampu menghubungkan komunikasi antar manusia yang jauh secara jarak. Peran media sosial semakin penting ketika ia tepat guna dimanfaatkan sebagai sumber untuk meraih informasi terkini dan mengekspresikan diri.

Sayang, tidak ada yang sempurna di dunia ini. Meski punya banyak benefit, Facebook, Twitter, Instagram, dan kawan-kawannya, ternyata juga punya sisi gelap bagi mereka yang menggunakannya dengan tidak bijak.

Penggunaan media sosial secara intens dan berlebihan dapat memicu masalah kesehatan mental, menurut riset yang dilakukan tim peneliti dari McMaster University, Kanada, pada 2016 lalu. Sementara studi dari University of Southern California dan University of California, AS, pada 2018 lalu menyimpulkan bahwa media sosial dapat memicu anak berperilaku impulsif dan hiperaktif.

cara yang membuat kita bisa terbebas dari kecanduan media sosial kepada kumparan. Tips ini ia pecah menjadi empat poin.

Luangkan Waktu untuk Interaksi Diri Sendiri

Media sosial membuka peluang pengguna untuk setiap hari, di mana pun dan kapan pun, dapat berinteraksi dengan orang lain. Hal tersebut memang bagus, namun itu justru membuat kita menjadi lupa untuk berinteraksi dengan diri sendiri.

“Satu hari luangkan waktu, katakan, setengah jam atau 20 menit lah untuk enggak buka media sosial. Hanya duduk diam. Apa sih yang sedang saya rasakan sekarang? Apa sih yang sedang saya pikirkan sekarang? Ngobrol dengan diri sendiri?”

Kurangi Interaksi dengan Orang Lain

Dengan berinteraksi terhadap diri sendiri, maka secara tidak sadar kita mengurangi interaksi dengan orang lain. Dan ini yang memang dilakukan orang-orang, ketika berusaha menghilangkan rasa candu terhadap media sosial. Membatasi waktu bermain media sosial. bahkan sampai tidak membuka smartphone sama sekali demi bisa mengurangi interaksi dengan rekan dan bahkan keluarga.

Pilih Konten yang Penting dan Mendalam

Internet menawarkan banyak tipe konten, mulai dari berita politik hingga hiburan. Hiburan dan berita ini, oleh kebanyakan orang, dibagi menjadi dua jenis: datar (shallow) dan dalam (deep). Konten yang datar berarti ringan untuk dikonsumsi, atau milenial kini menyebutnya ‘receh’. Sifatnya tidak begitu penting dan biasanya lebih banyak candaan. Sementara konten yang mendalam berarti penting dan ada nilai manfaatnya.

Karena perhatian manusia terbatas, penulis buku ‘Sejenak Hening’ ini menyarankan untuk memilih hiburan dan kabar berita yang sifatnya deep. Prioritaskan itu di media sosial dan juga internet. “Kalau dibombardir dengan hiburan dan kabar berita yang sifatnya tidak mendalam, ya, kita jadinya akan kehilangan prioritas.”

Fokus Hanya pada Hal Penting

Terakhir, terus menjaga perhatian pada hal-hal penting ketika bermain media sosial. Ketika pengguna memutuskan fokus dengan konten hiburan dan informasi yang mendalam di dunia maya, lakukan dengan benar dan serius. Semua upaya ini sejatinya mudah dilakukan, asalkan kita memiliki niat untuk mengendalikan diri. Tak perlu memusuhi media sosial atau bahkan sampai meninggalkan internet selamanya.

Kita mungkin tidak perlu berhenti sepenuhnya. Cukup membatasi waktu kita di media sosial secara signifikan. Berhubungan kembali dengan teman dan keluarga dalam kehidupan nyata, jelas merupakan cara yang harus dilakukan.