Thursday, July 18Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Begini Caranya Agar Anak Anda Bisa Cepat Bicara

Begini Caranya Agar Anak Anda Bisa Cepat Bicara

Komunikasi merupakan salah satu aspek kecerdasan yang wajib dimiliki setiap anak. Melalui komunikasi inilah anak dapat memperluas kosa kata dan mengembangkan daya penerimaan juga daya ingatnya.”Bayi usia 4-6 bulan sudah mulai mengeluarkan suara-suara, meskipun belum jelas,” – Mellisa Essenburg, MS, CC, SLP, speech pathologist dari San Diego.

Orangtua dan juga lingkungan memiliki peranan sangat penting dalam membentuk kelancaran si kecil dalam berinteraksi dan berbicara. Masih bingung bagaimana caranya untuk melatih dan merangsang si kecil supaya menjadi bisa dan mudah berbicara? Berikut 4 Cara Melatih dan Menstimulasi Anak Berbicara :

  1. Giat Ajak Si Kecil Berkomunikasi

Sejak bayi, orangtua harus sudah mulai senang mengajak si kecil berinteraksi dan berbicara kapanpun dan dimanapun. Saat si kecil sedang memegang benda ajak ia berbicara dengan memberi tahu benda tersebut. Ajak juga si kecil untuk bisa mengetahui nama-nama benda di sekelilingnya, dengan cara menunjuk dan memberi tahu nama benda tersebut.

Dengan seringnya ibu mengajak si kecil untuk mengobrol ini akan mampu membantu agar si kecil menjadi lebih komunikatif.

  1. Latih Bicara Dengan Cara yang Menyenangkan

Ini cara yang paling membuat si kecil menjadi lebih tanggap dalam mendengarkan apa yang kita ucapkan. Menghibur disini itu bukan hanya sekedar mengajaknya bermain tetapi juga memberinya pelajaran. Yang akan membuat si kecil nyaman dan lebih terhibur sehingga lebih cepat lagi merangsang kemampuan berbicara.

  1. Ajak Bermain

Bermain merupakan alat bantu paling mudah saat mengajak si kecil berinteraksi. Dengan bermain maka ini bisa merangsang otak anak menjadi lebih aktif lagi. Mengajak bermain anak dengan gambar-gambar pada flash card misalnya. Menggunakan benda-benda yang ada gambarnya, dimana ini dapat menambah kosa kata pengucapannya.

Jadikan kegiatan membaca gambar pada flash card sebagai kegiatan sehari-hari dan terstruktur. Minta si kecil untuk menirukan ucapan ibu saat menunjukkan gambar. Lalu bila dia sudah bisa menyebutkan nama-nama benda pada gambar, maka mintalah dia sendiri yang mengucapkan.

  1. Tanggapi Ocehannya dan Perbaiki

Si kecil sudah mulai memberi respon dan mengeluarkan suara? Jangan ragu untuk menanggapinya. Ibu juga bisa berpura-pura menanyakan maksud ocehannya sambil tertawa atau tersenyum. Perlihatkan wajah bahagia Ibu, kemudian lihat reaksinya.

Jangan berusaha mengerti perkataan si kecil bila dia masih berbicara dengan cara tidak jelas. Misalnya dia minta minum hanya dengan cara menunjukkan gelas dan berkata “maam..”. Tatap matanya dan katakan “mau makan”.

Minta si kecil memperhatikan gerakan mulut ibu dan menirukan ucapan perlahan-lahan. Lakukan terus hal-hal yang melibatkan Ibu dan si kecil dalam setiap kesempatan. Saat ia mulai menirukan suara ibu, maka ulangi juga kata-kata tersebut.

Apa yang ibu katakan, akan tersimpan dalam memorinya dan suatu saat si kecil akan meniru apa yang dia dengarkan, baik yang diajarkan orang tua maupun oleh orang-orang di sekitarnya. Satu hal yang paling penting adalah mengajarkan si kecil bicara dengan kata-kata yang positif, meskipun dia belum bisa bicara, karena ini akan mengasah rasa percaya diri mereka.

Agar komunikasi si kecil tumbuh dengan cukup maksimal dan dapat berbicara dengan lancar. Maka ibu juga harus memperhatikan segala makanan dan nutrisi penting yang wajib dikonsumsi.

Omega 3 dan DHA tinggi adalah nutrisi wajib dan harus ada di setiap asupan makanan anak dalam usia emas. Di samping itu, protein, kalsium, zat besi, vitamin A dan C pun juga tidak boleh terlewatkan. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi si kecil, Anda juga bisa memberikan susu tambahan yang memiliki kandungan-kandungan tersebut.