Tuesday, June 18Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Begini Cara Negara Minoritas Muslim Rayakan Lebaran

Begini Cara Negara Minoritas Muslim Rayakan Lebaran

Siapa bilang merayakan Lebaran hanya bisa dilakukan di negara-negara bermayoritas penduduk muslim? Nyatanya, di mana pun kamu berada, kamu tetap bisa merayakan Lebaran dengan orang tercinta, terutama kala traveling atau mesti melakukan perjalanan jauh untuk bekerja.

Dari pada merayakannya sendiri, apa salahnya jika kamu merayakan Lebaran bersama dengan penduduk lokal sesuai dengan kebiasaan masyarakat setempat? Dijamin, Lebaranmu bukan hanya meriah, tapi juga jadi berkesan dan memiliki kenangan tersendiri. Mau tahu seperti apa caranya? Berikut lima cara merayakan Lebaran yang telah dirangkum kumparan.

  1. London, Inggris

Saat berada di London, kamu bisa merayakan Lebaran bersama dengan sesama umat muslim dengan mengikuti perayaan Festival Idul Fitri di kawasan Trafalgar Square. Walau bukan menjadi hari libur nasional, festival ini tetap dirayakan secara besar-besaran, lho.

Kamu bisa memulai hari dengan salat Ied bersama di masjid atau di kawasan Kedutaan Besar Indonesia. Kemudian melanjutkan hari dengan menyantap sajian lezat khas Timur Tengah di Edgware Road. Seru, kan?

  1. New York, Amerika Serikat

Di Amerika Serikat, hari raya Idulfitri tidak menjadi hari libur nasional, karenanya tak semua perusahaan memberikan karyawannya jatah libur. Biasanya muslim di Amerika Serikat akan memilih tidak bekerja atau sekolah.

Karena kebanyakan umat muslim Amerika adalah imigran, maka biasanya perayaan Lebarannya pun akan berbeda sesuai dengan negara asalnya. Nah, untuk kamu yang merayakan Idulfitri, kamu bisa ke Kedubes atau memulai hari dengan salat berjamaah di masjid terbesar New York, Islamic Cultural Center New York.

Pada malam harinya, kamu bisa berkunjung ke Empire State Building dan menyaksikan penyalaan lampu spesialnya yang memukau untuk merayakan Idul Fitri.

  1. India

Seperti yang kamu ketahui, India adalah negara dengan penduduk bermayoritas Hindu. Meski begitu, Idulfitri tetap menjadi salah satu hari libur nasional yang dirayakan oleh penduduk setempat, terutama pemeluk agama Islam.

Salah satu cara yang bisa kamu lakukan dalam merayakan Hari Idulfitri ketika berada di India adalah dengan salat Ied di Masjid Jama di Delhi. Masjid Jama didirikan oleh Shah Jahan dan menjadi masjid terbesar di India.

Kamu yang perempuan bisa juga merayakannya sesuai dengan kebiasaan lokal, yakni Chaand Rat. Chaand Rat adalah tradisi menghias tangan dan kaki menggunakan henna atau menhndi dengan bentuk dan pola yang menarik.

  1. Belitsa, Bulgaria

Idulfitri di Bulgaria dirayakan dengan cara makan bersama di Kota Belitsa. Mereka akan berkumpul di alun-alun kota dan makan bersama dengan penduduk Kristiani bersama dalam satu meja panjang. Saling menyapa dalam suasana yang hangat sembari mendengarkan alunan lagi dari orkestra Bulgarian folk.

Festival ini dianggap bukan hanya dapat menambah semarak Lebaran saja, tetapi juga memperkuat hubungan antar agama serta sikap saling toleransi.

  1. China dan Jepang

Apabila kamu terpaksa merayakan Lebaran di China, kamu bisa mengunjungi masjid yang berada di sana untuk salat Ied. Di Provinsi Xinjiang dan Ningxia misalnya, kamu bisa berkumpul di Masjid Id Kah. Biasanya di sana ada ribuan Muslim Uighur yang merayakan Lebaran dengan menggunakan bahasa Uighur, musik dan tarian tradisional khas mereka.

Kalau kamu berada di Provinsi Qinghai, kamu bisa melangkahkan kaki ke Xining yang beribadah, berkumpul, dan berbincang menggunakan bahasa Arab dan China. Sementara itu, di Jepang, kamu bisa menyambangi Masjid Tokyo Camii yang merupakan salah satu masjid terbesar di Jepang.