Thursday, March 21Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Beberapa Fakta Tentang Pembunuhan Satu Keluarga Di Bekasi

Beberapa Fakta Tentang Pembunuhan Satu Keluarga Di Bekasi

Satu keluarga yang terdiri atas empat orang ditemukan tewas di rumahnya Jalan Bojong Nangka II, Jatirahayu, Pondok Melati, Kota Bekasi, Selasa (13/11/2018) dini hari. Mereka adalah pasangan suami-istri Diperum Nainggolan (38)-Maya Boru Ambarita, serta dua anak mereka Sarah Boru Nainggolan (9) dan Arya Nainggolan (7).

Pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri Amriel menilai, pelaku pembunuhan terhadap satu keluarga di Bekasi dipastikan memilki kendali diri kuat. Menurut Reza, hal itu dilihat dari modus atau cara berbeda yang digunakan pelaku dalam menghabisi empat korban dalam satu keluarga tersebut. Pasutri Diperum dan Maya diduga dilukai di leher dengan senjata tajam. Sedangkan dua anak dihabisi dengan tangan kosong.

“Perbedaan modus ini menandakan ada kendali diri yang kuat pada diri pelaku. Korban kanak-kanak boleh jadi adalah collateral damage; yakni mereka berada di waktu yang salah dan tempat yang salah,” Reza kepada Warta Kota, Selasa (13/11/2018). “Kedua anak itu dihabisi bukan karena sasaran pelaku, melainkan karena menyaksikan kejadian,” katanya lagi.

Menurutnya, berdasarkan dari pemberitaan awalnya polisi menduga pembunuhan ini tidak dilatarbelakangi motif ekonomi. Alasannya, tidak ada barang berharga hilang dari lokasi pembunuhan. “Padahal kejahatan properti tidak melulu mengincar benda di dalam rumah. Ada asuransi, kebun, dan harta benda lain yang bisa saja disasar pelaku dan berada di luar TKP (Tempat Kejadian Perkara—Red) pembunuhan,” katanya.

Menurut Reza, dari sejumlah pemberitaan, peristiwa itu diduga terjadi Selasa (13/11/2018) dini hari berdasar keterangan saksi bernama Erna. Erna mengatakan, sekitar pukul 03.30, ada seorang saksi melihat gerbang rumah kontrakan korban sudah terbuka dan televisi di rumah korban juga terlihat menyala. “Siapakah saksi ini? Jam segitu dia mengamati dan mengingat sedemikian cermat. Saksi adalah pekerja malam? Tampaknya bukan karena dalam pemberitaan disebutkan saksi mencoba memanggil korban dari luar rumah namun tidak ada jawaban,” katanya.

Dalam pemberitaan itu, katanya saksi pun meninggalkan lokasi dan kembali ke rumah kontrakannya. Lalu, pada pagi hari sebelum berangkat kerja sekitar pukul 06.30 WIB, saksi melihat korban belum bangun. Saksi pun curiga dan membuka jendela. “Saya tidak sedang berprasangka macam-macam terhadap saksi. Tapi dari segi psikologi forensik, rangkaian perilakunya perlu didalami agar mampu menakar akurasi dan juga kelengkapan informasi yang dia berikan,” ujarnya.

Selain itu, kata Reza, dalam penyelidikan berikutnya Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto, menyatakan bahwa korban tewas oleh para komplotan perampok. Alasannya, ada barang atau mobil jenis HRV dan Nisan X-Trail yang hilang dan diduga digasak perampok.

“Dari keterangan Kapolres Bekasi Kota Kombes Pol Indarto, muncul pertanyaan lagi, jika ini perampokan, mengapa sampai membunuh korban, apalagi dengan modus sedemikian precise, bahkan membunuh kedua anak juga?” ucapnya. Apakah ini kejahatan emosional yang berlanjut dengan kejahatan instrumental? Dengan kata lain, apakah pelaku membuncahkan amarah atau perasaan negatif lainnya, lalu seketika muncul niat mengambil harta korban?” ujarnya.

Related Post

Setelah Menikah, Syahrini Justru Curhat Begini Ke ... Penyanyi Syahrini tengah berbahagia. Perempuan berusia 36 tahun itu disebut telah resmi menikah dengan Reino Barack. Syahrini dan Reino dikabarkan...
Fakta-fakta Terbaru Brigpol Dewi Yang Mengejutkan ... Brigpol Dewi dipecat karena terbukti mengirim foto "panas" kepada narapidana. Citra Korps Bhayangkara pun tercoreng setelah seorang polisi wanita at...
Ini Dia 5 Instansi dengan Pelamar Paling Sedikit d... BKN atau Badan Kepegawaian Negara menyatakan, bahwa instansi yang sudah mengumumkan formasi sebanyak 93 persen terhitung sampai hari Rabu, Oktober 2...
Lima Kasus Hoaks Terheboh Di Indonesia Masih berhubungan dengan pencipta hoaks terbaik saat ini, Ratna Sarumpaet, kami akan mencoba kembali membahas siapa saja yang pernah melakukan aksi ...