Tuesday, September 22Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Beberapa Fakta Baru Dibalik Kasus Ratna Sarumpaet

Beberapa Fakta Baru Dibalik Kasus Ratna Sarumpaet

Berita mengenai Ratna Sarumpaet masih saja panas sampai hari ini. Setelah pengakuan kabar hoaks yang sengaja ia sebarkan sendiri dengan akal sehatnya maka belakangan ini juga muncul fakta baru dan beberapa pernyataan menarik dari beberapa tokoh nasional di Indonesia terkait kasus ini. Dikutip ada sekitar 3 tokoh nasional yang memberikan penjelasan terkait kasus Ratna Sarumpaet ini. Jika sebelumnya sudah ada Prabowo, Tompi, Maruf Amin dan beberapa orang lain yang langsung memberikan respon serta klarifikasi mengenai pengakuan Ratna maka tokoh-tokoh berikut akan memberikan penjelasan mengenai kabar terbaru mantan aktivis HAM ini.

Yang pertama ada Ridwan Kamil yang belakangan ini memberikan usulan agar tanggal 3 Oktober 2018 ini dijadikan sebagai Hari Anti Hoax Nasional. Menurut Emil, terbongkarnya kasus berita bohong oleh Ratna Sarumpaet sangat berpengaruh pada elite politik nasional sehingga harus dijadikan sebagai titik awal agar tak mudah percaya pada kabar-kabar yang belum jelas kebenarannya. Usulan ini juga telah diusulkan oleh dua partai politik yaitu PPP dan PDIP.

Lalu selanjutnya ada keterangan dari AKBP Jerry Siagian yang menjabat sebagai Kasubdit Jatantras Polda Metro soal pencegahan Ratna Sarumpaet ke luar negeri. Pada hari kamis malam memang diketahui Ratna Sarumpaet berencana akan bepergian ke Cile namun untungnya berhasil di gagalkan oleh pihak yang berwajib. AKBP Jerry Siagian juga mengatakan bahwa kepolisian tidak ingin permasalahan seperti Habib Rizieq berulang kembali. Habib Rizieq memang diketahui kabur ke Arab Saudi saat ingin ditanyakan keterangan mengenai kasus foto dan chat di Whatsapp dengan seorang wanita. Namun sayangnya Rizieq lebih memilih kabur daripada menjelaskan yang sebenarnya.

Ratna Sarumpaet ditangkap pada kamis malam di Bandara Soekarno Hatta dan akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Ratna memang sudah akan dipanggil pada hari senin depan namun malah berusaha pergi dan tidak mengindahkan panggilan dari kepolisian. Proses penetapan sebagai tersangka telah berjalan saat Ratna mengaku berbohong dan sudah ada laporan dari masyarakat.

Namun ternyata perginya Ratna ke Cile diketahui karena adanya undangan di Women Playright International yang dibiayai oleh Pemprov DKI. Menurut Anies Baswedan hal ini telah direncanakan sejak bulan Februari dan Ratna dibiayai oleh Pemprov DKI karena sebagai bentuk dukungan karena Ratna selama ini merupakan pegiat seni.