Tuesday, September 25Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Bandara Sydney Coba Gunakan Pengenal Wajah dan Mulai Tinggalkan Paspor

Bandara Sydney kini menerapkan sistem baru untuk mengenali penumpang yang masuk dan keluar, tidak perlu lagi mengeluarkan paspor sebagai tanda pengenal. Dimana kini sudah menggunakan teknologi face recognition atau pengenalan wajah, hal ini digunakan salah satu bandara internasional di Australia bertujuan agar bisa mempercepat antrean penumpang yang akan naik ke pesawat.

Teknologi baru ini memang ingin digunakan agar bisa mempercepat dan memberikan kenyamanan lebih untuk setiap penumpang, sehingga Bandara Sydney akan menerapkan di beberapa titik mulai dari proses awal cek-in, pengambilan bagasi, akses masuk ke ruang tunggu (lounge) hingga penumpang akan naik ke pesawat.

Berita terbaru ini dilansir dari situs resmi, CNet, dimana Feoff Cullbert, selaku CEO bandara Syney menyebutkan jika nantinya wajah setiap penumpang akan menjadi paspor, sehingga bisa mempercepat proses baik pesawat hingga boarding pass. Bahkan di masa depan, menurut Cullbert, tidak perlu lagi penumpang sibuk mencari paspor dalam tas, semua sudah dilakukan teknologi face recognition, Anda hanya perlu menikmati perjalanan.

Saat ini memang Bandara Sydney belum menerapkan sistem pemindaian wajah, namun ini rencana masa depan yang dianggap bagus oleh banyak orang. Untuk proses di bandara yang lebih cepat, digunakan Smartgate, mulai dari cek-in, urusan bagasi, masuk ke ruang tunggu hingga sampai ke pesawat. Ini adalah sistem yang bisa melanjutkan penindaian wajah, memang awalnya akan diperkenalkan pada wisawatan asing.

Baca juga :Ketetapan Baru Membawa Bubuk Di Penerbangan Amerika Serikat

Tentu bukan hal mudah untuk menerapkan sistem baru tersebut, bahkan membutuhkan campur tangan dari banyak pihak untuk memulai pertama kalinya. Maka dari itu, Bandara Sydney meminta kerja sama dengan maskapai besar dan terpercaya, Qantas Airways. Bahkan mendapatkan sambutan hangat, dimana Vaness Hudson, selaku Chief customer Qantas, menyambut baik dan berharap setiap penumpang akan mendapatkan pengalaman menyenangkan, lebih nyaman dan cepat dalam pelayanan di bandara.

Langkah uji coba tersebut akan mengarah pada penerbangan dengan rute internasional yang menuju ke Australia dan di operasikan Qantas Airways. Tujuannya untuk memberikan pelayanan bandara yang lebih baik, lebih cepat dan nyaman. Bahkan diharapkan semua pihak untuk bekerja sama, sehingga uji coba bisa jadi langkah selanjutnya untuk menerapkan sistem face recognition.

Hal ini juga mendapatkan sambutan baik oleh Peter Dutton selalu Menteri Dalam Negeri Australia, dimana sistem yang akan diterapkan di Bandar Sydney hampir serupa dengan Bandara Canberra. Bahkan sudah dilakukan sebelumnya pada Februari lalu, hasilnya sesuai tujuan meskipun belum bisa diterapkan secara maksimal.

Related Post

Facebook Dan Instagram Mulai Buat Aturan Waktu Aks... Facebook dan instagram sedang melakukan upaya baru untuk membuat pengguna menjadi lebih efektif dan efisien, dimana akan mengambangkan fitur baru untu...
Inilah 10 Kuliner Terkenal Asal Filipina (Part 2) Hai guys, sudah membaca artikel kuliner Filipina sebelumnya? Melengkapi hidangan terkenal seantero Filipina tersebut, maka admin akan berbagi daftar s...
Restoran Ini Unik Banget, Pelayan dan Koki Semuany... Banyak cara yang dilakukan oleh mereka yang memiliki usaha restoran untuk memikat para pembeli. Cara utama sudah barang tentu dengan membuat masakan...
Kacang Walnut Terbukti Turunkan Risiko Diabetes Ta... Kacang walnut termasuk jenis kacang yang memberikan banyak manfaat untuk tubuh, ternyata setelah diteliti. Kacang dengan kulit yang cukup keras ini me...

One Comment

Comments are closed.