Saturday, February 16Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Australia Ajukan Gugatan Pada facebook Terkait Kebocoran Data Pengguna

Australia mengeluarkan aksi keras setelah terjadi kebocoran data facebook secara massal, pasalnya ada 87 juta data pengguna facebook yang diperkirakan bocor kepihak ketiga yaitu CA. Hingga sekarang CA mengarah pada Cambridge Analytica, dimana ini masih disanggah oleh pihak ketiga yang dijadikan tempat penampungan datang tersebut.

Dari 87 juta data yang diduga bocor, ada 311 ribu data pengguna dari Australia, dimana ini berimbas dari penggunaan data tanpa se-pengetahuan bahkan izin pemiliknya. Sampai saat ini memang belum ada laporan pihak yang merasa dirugikan, namun pemerintahan setempat sudah mengeluarkan ancaman keras pada media sosial milik Mark Zuckerberg tersebut.

Bersama badan pendanaan Iitigasi IMF Bentham, 311 ribu pengguna yang terkena kebocoran data tersebut akan mempersiapkan gugatan pada facebook di pengadilan setempat. Ini tentu sudah banyak dipertimbangkan, bahkan sudah menyiapkan sejumlah undang-undang yang dilanggar.

Pengaduan ke Komisi Informasi Australia, sudah didasari dengan pelanggaran undang-undang terkait dengan privasi yaitu dalam hal pembagian data.  Dimana sudah diatur mengenai regular pengaturan privasi yang ada di media sosial, facebook sudah melanggar hal tersebut dan tentu akan dikenakan denda dan sangsi tegas sesuai perundang-undangan.

Baca juga : Data Pengguna Facebook Bocor, Warganet Indonesia Harap Tenang

Setelah adanya dugaan kebocoran data mencuat, komisi Informasi sudah mulai melakukan investigasi bersama IMF Bentham. Dimana nantinya akan memberikan gugatan ke pengadilan, mewakili sejumlah korban terkait (class action). Nantinya semua korban akan mendapatkan kompensasi dari kebocoran data tersebut, jumlahnya tergantung berapa banyak kasus kebocoran data yang terjadi hingga saat ini.

Hingga saat ini, juru bicara facebook belum memberikan banyak tanggapan dengan gugatan dari IMF Bentham. Namun bukan berarti akan diam saja, melainkan bertindak kooperatif dengan investigas yang dilakukan oleh pihak IMF Bentham yang sudah ditempuh lewat jalur regulator kebocoran data.

Tentu saja hal ini mendasari banyak sekali adanya laporan tidak nyaman dan gugatan pada pihak IMF Bentham, Nathan Landis, selaku investment manajer IMF Bentham bahkan sudah mengantungi beberapa penggugat hebat yang merasa sangat dirugikan dengan kebocoran data tersebut. Namun hingga saat ini belum akan dibocorkan identitas resminya, sehingga kerahasiaan semua korban masih dijaga pihak IMF Bentham dan membuat semua korban merasa aman.

Namun gugatan IMF Bentham tidak bisa dilakukan sekarang, pasalnya menunggu hasil regulasi tentang kebocoran data yang terjadi. Jika ini memang benar terjadi, maka pihak facebook akan terkena ancaman besar dari pengguna di Australia. Dimana hingga April lalu, facebook sudah mengakui ada lebih dari 87 juta data pengguna facebook di dunia yang disalahgunakan.

Namun pihak Cambridge Analytica tidak bersedia menjadi pihak ketiga atas kesalahan tersebut, dimana hal ini menimbulkan skandal yang membuat pemilik facebook harus mendapatkan cecaran dari senat Amerika Serikat. Hingga saat ini, kasus kebocoran data facebook masih dalam investigas ketat, bukan hanya pengguna di Australia namun seluruh dunia akan mengajukan gugatan jika terbukti telah terjadi kebocoran data secara massive dan merugikan banyak pihak.

Related Post

Mau Tampil Cantik dan Elegant Ala Putri Inggris, S... Tampil cantik bak putri kerajaan tentu tidak murah, selalu menggunakan gaun hasil desainer ternama dan terlihat cantik di hadapan banyak warga dan med...
Respon Kocak Komedian Ini Terkait Twitwar Addie MS... Perbedaan pendapat antara musisi Addie MS dan Fadli Zon sedang ramai dibicarakan. Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, melakukan perang cuitan dengan Musi...
Jokowi Sebut Banyak Politisi Sontoloyo Seperti Yan... Presiden RI yaitu Bapak Joko Widodo kembali mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dan tidak mudah terperdaya oleh ucapan para politisi. Karena m...
Proses Pembuatan E-KTP Berjalan Lama dan Tidak Jel... Belakangan ini ada yang mengingatkan tentang persyaratan untuk mencoblos di Pilpres dan Pileg 2019 nanti. Apa itu syaratnya yaitu barang ghaib yang ...

One Comment

Comments are closed.