Tuesday, January 23Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Asal Mula Bakpao

Asal Mula Bakpao
Ulasan Dunia – Asal Mula Bakpao

Arti Dari Bakpao

Siapa diantara kalian yang merupakan pecinta bakpao? sudah tau asal mula bakpao ini sebelumnya? yuk mari kita ulas di ulasan dunia dahulu hehe.

Bakpao (Hanzi : 肉包 : Roubao) ini sekilat memang tidak menarik hanya memiliki warna kulit putih dan jika dilihat, kue kukus ini tidak enak untuk dimakan merupakan sebuah makanan tradisional asal negara tirai bambu Cina (Tiongkok).

Lebih dikenal sebagai Bakpao untuk orang-orang Indonesia karena penyerapan dari budaya Indonesia sendiri seperti Hokkian, Khek yang mayoritas merupakan Tionghoa asal Indonesia.

Jika di negara asalnya Baozi yang artinya berisikan daging, Bakpao atau baozi biasa diisi dengan daging, sayur-sayuran dan jika dilihat dari perkembangan jaman bakpao ini sudah diisi dengan coklat, kacang azuki, kacang hijau, nutella sampai greentea.

Ada perpedaan penyebutan untuk bakpao yang berisi daging yaitu Khepao, daging dapat berisi ayam, daging babi (tidak halal) sampai ada yang ditambah dengan isi telur bebek bagian kuningnya.

Untuk bakpao adonan warna putih merupakan campuran dari tepung terigu yang sudah diolah dan diberikan isi, lalu dikukus dengan waktu yang sudah ditentukan untuk mendapatkan tekstur terbaik untuk bagian luar dalam dari adonan maupun dagingnya.

Bak sendiri untuk tionghoa indonesia dapat diartinya menjadi daging, sedangkan pao itu bungkus, jika digabungkan dari pengertian bakpao itu adalah daging bungkus.

Sejarah Bakpao / Roubao

 

Zhuge Liang

Sejarah bakpao ini tidak lepas dari sejarah Sānguó Yǎnyì (Zhuge Liang) (181-234) yang merupakan salah satu ahli strategi perang terbaik China dimasa itu. Dimana negara China masih terbagi menjadi 3 wilayah bagian yaitu : Shu, Wu, Wei atau lebih dikenal sebagai Sam Kok.

Singkat cerita pada masa pemberontakan Zhuge Liang merupakan pemimpin yang bijaksana dan ingin menyatukan ketiga wilayah tersebut, dan melakukan peperangan dengan cara yang sangat pintar dimana taktik yang dipakai untuk memikat musuh.

Meng Hou merupakan seseorang pemberontak berasal dari selatan yang sampai tujuh kali ditangkap dan tujuh kali juga dilepaskan oleh Zhuge Liang dengan taktik agar pihak selatan kedepannya akan membantu dan tidak memberontak kepada Shu.

Sampai pada akhirnya Meng Hou pun sudah putus asa dan memutuskan untuk tidak memberontak kembali kepada Shu, sampai suatu saat dalam perjalanan pulang ke kota Cheng Du yang merupakan ibu kota Shu, Rombongan Zhuge Liang harus melewati sungai besar dengan gelombang arus tinggi membuat susah untuk melewati sungai tersebut.

Dalam hal ini Zhuge Liang secara spontan menanyakan pendapat kepada Meng Huo apa yang harus dilakukan dan Meng Huo berkata “Sejak zaman dahulu, nenek moyang yang ingin melewati sungai itu harus memberikan 50 kelapa manusia dengan cara melemparkannya kedalam sungai untuk persembahan penjaga sungai tersebüt”

Zhuge Liang pun berpikir apa yang harus dilakukan, karena dirinya tidak ingin ada pertumpahan darah kembali, dan berpikir untuk membuat kue yang menyerupai bentuk kepala manusia, dan kue tersebut disebut Bakpao (baozi).

Walaupun sejarah bakpao ini kurang terkenal, kue asal tiongkok ini memang sudah menyebar keseluruh dunia dan menjadi cemilan atau sarapan.