Sunday, September 27Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Aroma Kopi Kabarnya Bisa Meningkatkan Performa Otak, Bisa Dicoba!

Aroma kopi memang dapat dikenali dari uapnya saja, bahkan kopi kualitas terbaik bisa dikenali dari baunya saja. Anda suka menghirup aroma kopi sebelum di minum? Apalagi jika masih mengeluarkan uap panas karena baru saja di seduh, ternyata bukan hanya enak namun bisa mengeluarkan rasa semangat tersendiri, percaya atau tidak ini akan membuat performa otak meningkat.

Bukan hanya membuat mata melek seketika setelah minum kopi tanpa gula, namun menghirup aromanya saja sudah memberikan manfaat. Bukan hanya baunya yang khas, tetapi bisa memberikan rangsangan pada otak akan bisa berkembang lebih baik lagi. Ini bukan hanya mitos atau pendapat dari pencinta kopi saja, melainkan sudah dilakukan penelitian.

Dalam sebuah studi, berhasil membuktikan jika aroma kopi datang mempertajam produktifitas dan kinerja otak. Ini cukup mengejutkan, pasalnya tidak ada hubungan sama sekali, bau kopi yang khas dengan kinerja otak, bagaimana jika Anda tidak menyukai kopi karena kandungan kafein yang cukup tinggi hanya dalam satu cangkir kecilnya saja.

Ternyata aroma kopi yang bisa merangsang kinerja otak bukan hanya kopi dengan kandungan kafein, namun juga kopi non kafein. Ini tentu akan menguntungkan bukan, dimana semua orang bisa minum kopi harinya, bahkan menghirup hingga kopi sudah bisa di minum karena memang lebih enak di sajikan hangat pada pagi hari.

Baca juga : Kulit Semangka Dapat Mengatasi Masalah Jerawat Membandel, Buktikan

Bukan hanya dari satu studi kasus saja, di New Jersey pada penelitian yang dilakukan Stevens School Busines, dimana melakukan eksperimen pada lebih dari 100 siswanya. Diperlakukan dalam dua kelompok besar, dimana satu hanya menghirup aroma kopi sebelum di minum namun satu kelompok lain minum kopi secara langsung.

Setelah itu, akan berlangsung ujian Garduate Management Admminis Test (GMAT), ini merupakan ujian akhir dalam satu semester. Dimana hasilnya sebagian besar siswa yang berada di kelompok mencium aroma kopi sebelum di minum mendapatkan nilai yang lebih baik, dari pada kelompok yang hanya minum kopi saja.

Bahkan salah satu tim peneliti, Adriana Madzharov mengatakan yang dikutip Metro, dimana aroma kopi bukan hanya membantu dalam tes analitik, namun juga memberikan ketenangan sehingga bisa mengerjakan dengan baik. Selain itu, semua siswa diminta tetap mengerjakan test seperti biasa, tanpa merasa dibedakan dengan perlakuan awal.

Bukan hanya itu saja, dilakukan penelitian lagi untuk melihat apakah ada perbedaan hasil menghirup aroma kopi dengan kandungan kafein dan tidak, ternyata hasilnya tetap sama. Sehingga bisa ditarik satu kesimpulan, jika memang ada perbedaan dengan menghirup bau khas kopi sebelum meminumnya, ini memang memberikan ketenangan dan bisa membuat seseorang berpikir dengan jernih di kondisi tersulit sekalipun.

One Comment

Comments are closed.