Tuesday, September 25Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Apple Tegaskan Tidak Akan Rekam Suara Pengguna iPhone Tanpa Izin Resmi

Apple tegaskan kembali, jika tidak ada fitur yang dapat melakukan perekaman suara tanpa izin dari pengguna smartphone tersebut. Hal ini kembali diserukan Apple saat harus meyakinkan jajaran kongres Amerika Serikat. Pasalnya, terjadi masalah yang membuat Apple terkena getahnya, dimana muncul aplikasi yang memungkinkan pihak ketiga untuk mendengarkan semua percakapan komunikasi Anda, baik via teks atau telepon.

Rumor yang mengatakan jika ada aplikasi yang bisa merekam pembicaraan tersebut membuat Apple harus menghadap para kongres Amerika Serikat, pasalnya ini diawali dari surat pemanggilan yang dikirimkan oleh empat anggota kongres. Bukan hanya pada Apple, namun juga mengarah pada Google, dengan hak kepemilikan lisensi smartphone yang banyak digunakan masyarakat di US.

Dimana muncul adanya kata kunci yang memungkinkan pihak ketiga mengetahui setiap percakapan yang Anda lakukan, sehingga muncul beberapa keyword seperti Hey Siri dan Oke Google, ini dianggap sudah melanggar privasi yang sudah ditetapkan sebelumnya. Bahkan setelah dilakukan uji coba, memang ada beberapa perangkat yang bisa merekam smartphone pengguna, tanpa mendapatkan izin sebelumnya.

Hal ini membuat Apple tegaskan kembali melalui surat balasan pada keempat anggota kongres tersebut, dimana semua produknya, apalagi iPhone yang menjadi serangan utama. Jika tidak akan ada perangkat atau keyword yang dapat merekam pembicaraan pemilik smartphone, bahkan belum dikembangkan Artificial Intelligence (AL) atau kecerdasan buata yang bisa membagikan rekaman suara tersebut, bahkan menyebarkan datanya.

Baca juga : Saham Apple Kini Sudah Menembus USD1 Triliun, Mengapa Bisa ?

Kembali pihak apple tegaskan, jika pihaknya tidak memiliki aplikasi yang melanggar aturan privasi yang sudah ditetapkan App Store. Memang Apple memberikan kebebasan pada semua pengembang aplikasi untuk membuat sesuatu yang baru dan dibutuhkan, namun jika terdapat pelanggaran dalam aturan privasi, maka akan dibekukan dan tidak bisa digunakan kembali.

Bahkan Apple dengan tegas akan menolak aplikasi di app store jika memang tidak memenuhi aturan dalam pedoman kebijakan yang sudah ditetapkan sebelumnya, sehingga setiap pekannya menolak lebih dari 36 ribu aplikasi yang masuk. Dimana dalam satu pekan, Apple menerima hampir 100 ribu aplikasi baru namun tidak semuanya bisa digunakan, jika memang layak dan lolos pedoman kebijakan app sore.

Sehingga Apple tegaskan tidak perlu memberikan komentar lebih lanjut, bahkan menganggap masalah sudah selesai. Hal berbeda dilakukan pihak Google, dimana pihak Alphabet yang menjadi induk atau pusat perusahaan Google, tidak memberikan respons apapun dari surat yang dikirimkan empat anggota kongres Amerika Serikat tersebut.

Related Post

Langkah-Langkah Mencegah Terjadinya Menopause Dini... Menopause adalah hal yang pada akhirnya akan terjadi pada semua wanita sama seperti keriput yang timbul pada wajah wanita seiring meningkatnya usia te...
Supir “Fake Taxi” Indonesia Berakhir D... Taxi menjadi salah-satu alat transportasi yang nyaman dan aman bagi penumpang di Indonesia. Bukannya mengantarkan penumpangnya sampai ke tujuan deng...
Diet Udara, Cara Baru Turukan Berat Badan Yang Ane... Diet udara adalah cara baru untuk mengurangi berat badan dengan cepat, bahkan tanpa perlu membuat program apapun hanya perlu menghirup udara. Ini cara...
Biskuit Cokelat Penyebab Utama Kenaikan Berat Bada... Biskuit cokelat memang camilan manis yang jadi pilihan utama, bahkan tidak bisa Anda hindari keinginan untuk makan, apalagi di sore hari. Rasa yang ma...