Wednesday, November 20Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Apa Benar Berhubungan Intim Bisa Buat Tidur Jadi Lebih Nyenyak

Apa Benar Berhubungan Intim Bisa Buat Tidur Jadi Lebih Nyenyak

Berhubungan seks merupakan salah satu kegiatan yang bermanfaat jika dilakukan secara benar dan sesuai dengan aturan yang ada. Dari sekian manfaat yang ada, salah satu hal yang masih sering dipertanyakan oleh banyak pasangan saat ini adalah apakah benar jika berhubungan intim dapat membuat tidur lebih nyenyak setelahnya? Untuk itu, infia.co akan mencoba menjawab pertanyaan ini dengan penjelasan secara ilmiahnya. Simak yuk!

Tidur Lebih Nyenyak Dapat Buat Tidur Lebih Nyenyak, Mitos atau Fakta?

Untuk menjawab pertanyaan ini, sebenarnya tidak ada jawaban pasti yang bisa dipakai sebagai patokan ataupun acuan. Akan tetapi, dari salah satu penelitian yang dilakukan pada 460 orang dewasa, 64% dari mereka mengaku merasa lebih nyaman dan tidur nyenyak usai berhubungan seks dengan pasangan masing-masing.

Namun, ada beberapa hal yang dianggapnya dapat membuat kualitas tidur menjadi lebih nyenyak sesuai dengan yang dibicarakan orang banyak. Salah satunya adalah kepuasan masing-masing pasangan atau yang akrab dengan istilah orgasme. Jika kedua orang (pihak laki-laki dan perempuan) sama-sama mencapai klimaks, tentu mereka dapat merasa lebih nyaman dari sebelumnya.

Mengapa Hal Tersebut Bisa Terjadi?

Berhubungan seks adalah tindakan yang membutuhkan energi tinggi dan tidak sesepele yang dibayangkan orang-orang. Untuk itu, ada beberapa faktor yang memang dapat membuat tidur semakin nyenyak setelah berhubungan seks. Berikut adalah faktor-faktor paling utamanya :

  1. Pikiran Akan Menjadi Lebih Tenang dan Nyaman

Berhubungan seks akan membuat tubuh mengeluarkan hormon oksitosin yang dapat membuat pikiran menjadi lebih segar, fresh dan nyaman dari sebelumnya. Itulah mengapa hal ini dapat berimbas besar pada kualitas tidur seseorang. Sebab, dengan pikiran yang bersih dan tenang, seseorang dapat tidur dengan nyaman dan tidak mengalami gangguan sama sekali. Dengan hormon yang dikeluarkan tersebut, beberapa dokter selalu menyarankan agar pasangan lebih intens melakukan hubungan seks apabila sedang merasa stress, jenuh, dan bosan. Akan tetapi, seks yang dilakukan harus bersama pasangan resmi dan berlandaskan atas dasar cinta.

  1. Tubuh Akan Terasa Lelah Usai Berhubungan Seks

Meski terkesan sepele, rupanya berhubungan seks membakar kalori yang cukup besar dan sama halnya dengan olahraga. Itulah mengapa tubuh terasa lelah dan mungkin lemas setiap kali selesai melakukan hubungan seks. Menurut penelitian yang pernah dilakukan, berhubungan seks selama 25 menit ternyata mampu membakar 100 kalori pada tubuh manusia. Angka tersebut hampir sama dengan kegiatan olahraga lain seperti berjalan mendaki, bermain tenis, dan olahraga intensitas sedang lainnya. Dengan kondisi tubuh yang lelah, tidak heran seseorang akan menjadi lebih mudah untuk tidur dengan nyenyak karena tubuh juga membutuhkan proses recovery dari kegiatan yang membakar kalori tersebut.

  1. Perubahan Hormon Pada Tubuh Wanita

Tidak hanya laki-laki, wanita juga akan mengalami perubahan hormon usai melakukan hubungan seks dengan pasangannya masing-masing. Saat sang wanita mengalami orgasme atau klimaks dari berhubungan seks, maka mereka akan mengalami perubahan hormon yang dinamai dengan rapid eye movement (REM). Dengan siklus REM yang makin banyak, maka hal itu juga akan berdampak besar pada kualitas tidur seseorang. Dokter mengatakan bahwa siklus REM dapat membuat tidur lebih pulas dan nyenyak sehingga memperbesar peluang seseorang tersebut untuk bermimpi pula.