Wednesday, September 30Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Anies Baswedan Kembali Kritik Pemprov DKI Jakarta Cuma Karena Pipa

Anies Baswedan Kembali Kritik Pemprov DKI Jakarta Cuma Karena Pipa

Ulasan Dunia – Setelah menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta pada 2017 lalu kini Anies Baswedan tersu berkerja dengan kembali menata Jakarta sepeninggal Ahok dan Jokowi serta Djarot. Anies belakangan lebih sibuk dari sebelumnya setelah ditinggal oleh wakil Gubernur Sandiaga Uno yang maju menjadi wakil Presiden Prabowo Subiant untuk Pilpres tahun 2019 nanti.

Belakangan ini dilaporkan oleh berbagai Media Sosial dan portal berita, Anies menyampaikan bahwa selama 12 tahun terakhir tidak ada penambahan Pipa untuk air bersih di DKI Jakarta. Anies Baswedan menyapaikan itu dalam acara sambutan Rapat Koordinasi Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia (AAIPI) di Ruang Pola, Balai Kota DKI di jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat pada hari rabu 5 september lalu.

Sebelum membicarakan tentang pipa air bersih, Anies terlebih dahulu berbicara tentang kemampuan Pemprov DKI dalam menyediakan kebutuhan warga Ibu kota Jakarta dan menyebut bahwa penyediaan kebutuhan air adalah salah satu tantangannya.

Anies menyebut bahwa basic services di perkotaan adalah kebutuhan air bersih dan kita harus menanganinya dengan baik. Menurut Anies sejauh ini hanya 50 perseb warga DKI yang memiliki akses pipa air bersih. Anies menyebut bahwa ada banyak sungai yang melewati kota jakarta yaitu sekitar 13 sungai dan seharusnya Jakarta bisa menyediakan air bersih untuk warganya namun pada kenyataannya hanya sekitar 50 persen yang mampu menikmati air bersih sejauh ini.

Jakarta seharusnya bisa menjadi kota karena kemampuannya menyediakan air bersih untuk para warganya. Karena hal di atas lah Anies akhirnya menyinggung masalah perpanjangan pipa air bersih di ibukota Jakarta saat ini. Dalam belasan tahun menurut mantan Mendikbud ini tidak ada perluasan akses pipa air bersih di Ibukota Jakarta. Lalu kemana uang kita selama ini? mana yang monitoring? AIIPI tidaklah yang menyalakan tommbol, bisa-bisa makin macet kedepannya. Anies pun memohon bantuan pemprov DKI jakarta untuk masalah ini.

Ayo pak Anies, Kerja, kerja, kerja jangan hanya pandai berdiplomasi dan memberikan sambutan atau kritikan. Semangat pak Anies dan seluruh jajarannya dalam membenahi Kota Jakarta yang kita cintai ini. Masih banyak PR yang harus diselesaikan di Ibukota jakarta ini. Sekali lagi semangat Pak Anies Baswedan, mari kita kerja, kerja, kerja dari gagasan  anda yang luar biasa itu demi mencapai tujuan yang diinginkan.

One Comment

Comments are closed.