Monday, November 19Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Anak Milenial Tetap Gaya Dengan Kerja Santai, Ikuti Pengaturan Keuangannya

Anak milenial atau sebutan untuk anak muda zaman sekarang, memang cenderung terlihat malas bekerja. Pasalnya tidak ingin datang ke kantor, namun memiliki pendapatan yang terbilang cukup besar. Pandangan ini tentu di nilai berbeda dengan generasi tua, dimana pekerjaan resmi menjadi pilihan utama, bahkan jadi kebanggaan.

Hal ini dipandang berbeda oleh anak zaman now, pasalnya tidak perlu bekerja kantoran dengan jam kerja tetap dan harus datang ke tempat yang sama setiap harinya. Ini di nilai sebuah pandangan sempit, pasalnya kini bisa mendapatkan uang banyak tanpa harus melakukan aktivitas yang sama. Bahkan dari cara pengelolaan keuangan, anak milenial terlihat lebih menarik dari pada generasi zaman dahulu.

Pasalnya mereka mulai mengatur keuangan sejak dini, bahkan sebelum bekerja. Ini menjadi sebuah kebiasaan yang bagus bahkan terbawa setelah lulus menempuh pendidikan, maka dari itu tidak ada salahnya untuk melihat bahkan mencontoh bagaimana cara anak muda sekarang mengatur keuangan mereka.

5 Cara Anak Milenial Untuk Mengatur Keuangan

  1. Menabung Lebih Banyak Di Usia Muda

    Hidup bebas bukan berarti anak muda tidak memikirkan masa tua dan keadaan mendadak yang membutuhkan banyak uang, maka dari itu mereka kini lebih banyak menabung, apalagi di usia produktif. Mulai dari usia 25 hingga 34 tahun memilih untuk menyisihkan hampir sebagian pendapatan untuk menabung. Bahkan rela mengurangi pengeluaran rutin harian, ini akan sangat berguna untuk masa tua.

    Hal ini karena menurut banyak penelitian di tahun 2017 lalu, kini banyak anak muda memilih menyisihkan sebagian besar pendapatan. Hal ini untuk mengatasi sifat boros dan terjebak menghabiskan uang lebih banyak untuk mengikuti trend.

    Baca juga : Akhir Bulan Selalu Kehabisan Uang Lakukan Perubahan Financial Planning

  2. Mengurangi Jumlah Pinjaman

    Anak milenial memang sering kali bergaya hidup modern yang membutuhkan modal besar, sehingga tidak jarang tergoda dengan pinjaman dengan bunga rendah atau kartu kredit. Ini memang akan menyenangkan saat itu juga, namun merugikan dari segi jangka panjang.

    Maka dari itu, banyak anak muda mulai gerakan dengan menggunting kartu kredit. Ini sebagai wujud dan komitmen untuk mengurangi jumlah pinjaman. Dimana hal tersebut sangat merugikan, jika memang ingin sesuatu dengan harga ‘mahal’, banyak generasi muda memilih jalan menabung terlebih dahulu, baru mendapatkan apa yang diinginkan.

  3. Mulai Menerapkan Gaya Hidup Hemat Di Kota Besar

    Jelas anak muda lebih memilih hidup di kota besar yang serba ada dan mudah, hal ini tentu berdampak pada jumlah pengeluaran. Apalagi jika belum punya rumah atau tempat tinggal tetap, Anda tentu harus menyewa dengan harga yang terus mengalami peningkatan setiap tahun bahkan kuartal tahun.

    Maka dari itu, untuk mengatasi gaya hidup modern. Anak milenial mulai menerapkan hidup hemat di kota besar. Caranya lebih banyak menggunakan transportasi umum, mulai membuat makanan sendiri dan mengurangi frekuensi makan di luar. Selain lebih sehat, sekali memasak bisa untuk makan hingga tiga kali.

  4. Uang Tabungan Lebih Besar Dari Tanggungan Kartu Kredit

    Sebagian besar anak muda lainnya memang masih suka menggunakan kartu kredit, alasannya untuk menunjang pekerjaan hingga memudahkan mendapatkan barang yang diinginkan, bahkan dari luar negeri. Namun Anda harus tahu, jika anak muda kini sudah memperhitungkan dengan benar berapa jumlah pengeluaran yang akan dibayarkan.

    Bahkan jangan kaget, jika banyak anak milenial memiliki nominal tabungan yang lebih besar dari jumlah pengeluaran kartu kredit. Ini terbukti, jika anak muda yang hidup di kota besar tidak menghabiskan semua pendapatan untuk mengikuti gaya hidup modern. Malahan sebaliknya, tetap bergaya namun bisa menabung dengan aman.

    Baca juga : Mulai Atur Keuangan Agar Bebas Utang Setelah Lebaran

  5. Memilih Menabung Dari Pada Belanja

    Anak muda kini sadar jika tidak mungkin hidup hura-hura terus menerus, hidup akan terus berjalan dan semua orang akan menua. Dimana tidak bisa produktif seperti sekarang, sehingga lebih memilih untuk menempatkan sejumlah uang untuk tabungan dan mengurangi jatah belanja barang yang hanya diinginkan.

    Bahkan sering kali melakukan hal sendiri, misalkan memasak makanan untuk sehari-hari, sehingga bisa mengurangi pengeluaran untuk sarapan dan makan siang. Selain itu, mengurangi pengeluaran untuk gaya hidup di malam hari. Lebih banyak traveling sebagai backpacker dari pada mengikuti paket tour, selain lebih hemat ini akan memberikan keseruan yang berbeda.

Namun ada satu kekurangan dalam pengaturan keuangan anak milenial, tidak memasukkan tabungan untuk pensiun. Mereka memang memiliki tabungan, namun sering kali habis untuk membeli keinginan besar. Misalkan seperti jalan-jalan keliling dunia atau membeli rumah bahkan mobil. Padahal kehidupan di masa tua lebih sulit dan membutuhkan uang lebih banyak.

Related Post

Kenali Tempat Tidur Terdeteksi Keberadaan Kutu Kas... Bagaimana rasanya tidur setiap hari bersama kutu kasur? Anda tentu akan merasa ngeri dan tidak percaya jika ada serangga merugikan di tempat tidur, pa...
Memasak Daging Selalu Keras, Atasi Dengan Cara Ini Menjelang lebaran, Anda tentu sudah menyiapkan menu makanan spesial yang akan disantap bersama keluarga, bahkan akan berkumpul dalam acara besar. Da...
Artis Ini DIlaporkan Balik Oleh Oknum Polisi Yang ... Artis dan presenter Augie Fantinus membuat heboh dengan merekam kejadian yang ia alami saat membeli tiket pertandingan Wheelchair Basketball di Komple...
Kate Spade Ditemukan Bunuh Diri di Apartemenya Berita duka untuk dunia fashion, Kate Spade, di temukan sudah dalam meninggal di apartemennya pada 05 Juni 2016 pukul 10.20 waktu setempat. Spade dite...