Monday, October 21Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Alasan Superman Indonesia Menang Dari Superman DC Comics

Alasan Superman Indonesia Menang Dari Superman DC Comics

DC Comics K.O lawan Superman buatan Indonesia. Tepatnya, wafer merk Superman milik PT. Marxing Fam Makmur.

Awalnya, DC Comics melayangkan gugatan terhadap perusahaan asal Surabaya tersebut. Mereka pun menggugat pembatalan merek Superman, Logo S serta Superman dan lukisan yang sudah didaftarkan PT. Marxing Fam Makmur. Dimana itu semua telah didaftarkan di Ditjen Kekayaan Hak Intelektual Kemenkumham terlebih dahulu.

Gugatan itu ditolak oleh Majelis Hakim Pengadilan Niaga (PN) Jakarta Pusat. Tak menyerah, DC Comics melanjutkan gugatan ke tingkat yang lebih tinggi, yaitu kasasi ke Mahkamah Agung.

Lagi-lagi, DC Comics harus menelan pil pahit. Kata Tolak yang terucap dari majelis kasasi memutuskan dilansir dari panitera MA, Selasa (28/5/2019). Perkara nomor 1105 K/Pdt.Sus-HKI/2018 itu diadili ketua majelis Hamdi dengan anggota Sudrajad Dimyati dan Panji Widagdo. “Gugatan penggugat tidak dapat dikabulkan karena katanya seperti gugatan yang kabur dan tidak jelas,” dikutip dari putusan Mahkamah Agung (MA). Dimana putusan telah ditandatangani Ketua Majelis Hakim Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Hamdi.

Perusahaan komik asal Amerika Serikat (AS), DC Comics pun tidak berkutik lawan Superman buatan Indonesia. DC Comics yang membuat tokoh Superman, Batman, Wonder Women dkk, harus mengakui Superman yang jadi merek wafer bikinan pengusaha Surabaya.

Kasus ini pun bermula saat DC Comics melayangkan gugatan ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pada 3 April 2018. DC Comics merasa keberatan dengan merek wafer Superman yang dibuat oleh PT Marxing Fam Makmur.

Oleh sebab itu maka DC Comics meminta PN Jakpus menyatakan dirinya sebagai pemilik merek-merek Superman. Dan memang mempunyai hak eksklusif terhadap merek-merek tersebut di wilayah Indonesia. Selain itu, DC juga meminta agar merek yang dimiliki PT Marxing Fam Makmur untuk dibatalkan dengan segala akibat hukumnya.

Namun apa daya, DC Comics tak berdaya. Pada tanggal 13 April 2018, PN Jakpus memutuskan gugatan Penggugat tidak dapat diterima (niet on vanklicht verklaard). Atas hal itu maka DC Comics tidak terima dan berniat mengajukan kasasi. “Gugatan Penggugat (DC Comics, red) merupakan gabungan/kumulasi dari pembatalan merek Superman atas nama Tergugat.”