Thursday, December 5Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Alasan Mengapa Posisi Kancing Pakaian Wanita Dan Pria Berbeda

Alasan Mengapa Posisi Kancing Pakaian Wanita Dan Pria Berbeda

Pernahkah Anda sadari apakah perbedaan yanga ada dari kemeja pria dan wanita? Jika Anda cukup jeli, maka Anda pasti akan menemukan perbedaannya. Yaitu bahwa ternyata posisi kancing kemeja pria dan wanita berada pada sisi yang berbeda. Apasih Yang menyebabkan posisi kancing kemeja pria dan wanita berbeda?

Kancing atau buah baju adalah alat kecil berbentuk pipih, dan bundar yang dipasangkan dengan lubang kancing untuk menyatukan dua helai kain yang bertumpukan, atau sebagai ornamen. Selain berbentuk bundar, kancing juga dibuat dalam berbagai bentuk seperti bulat, persegi, dan segitiga.

Lubang kancing dibuat dengan melubangi kain dan menjahit pinggirannya dengan jarum tangan atau mesin jahit. Bergantung jenis bukaan, celah lubang kancing dapat dibuat horizontal atau vertikal. Kancing tertahan setelah dimasukkan ke dalam lubang kancing karena adanya jahitan kancing terjerat pinggiran lubang kancing.

Jenis Kancing

Kancing besi, Kancing lubang dua, kancing lubang empat : Di permukaan kancing terdapat lubang-lubang tempat lewat jalur benang jahitan. Kancing seperti ini dapat dipasang dengan jahitan tangan ataupun mesin jahit. Kancing jepret (kancing tekan atau kancing hak): Kancing jenis ini terdiri dari dua bagian, bagian cembung dan bagian cekung. Kedua bagian akan mengunci bila ditekan, dan terlepas bila ditarik.

Kancing bungkus : Kain digunakan untuk membungkus kancing. Lubang untuk jalur benang berada di bagian belakang kancing, Kancing sengkelit : Kancing dipasangkan dengan rumah kancing berupa sengkelit dari lipatan kain. Kain tidak dilubangi untuk lubang kancing sehingga sesuai untuk kain tipis, Kancing cina : Kancing dan rumah kancing dibuat dari simpul-simpul tali kor. Kancing wanita biasanya berada di sisi kiri baju, sedangkan kancing pria di sisi kanan dari baju.

Dilansir dari Mental floss terdapat beberapa teori yang bisa menjelaskan mengapa terjadi perbedaan ini. Teori yang pertama itu menyebutkan bahwa perbedaan ini terjadi pada masa Renaissance dan Victorian di Eropa.

Pada masa itu, para wanita bangsawan cenderung untuk dibantu dalam memakai baju oleh pembantunya. Penempatan posisi ini bertujuan agar mereka dapat lebih mudah membantu majikan mereka untuk mengancingkan bajunya. Sedangkan pria cenderung memakai baju sendiri sehingga posisi kancing mereka akan berada di posisi sebaliknya.

Baca juga :

 

Posisi Kancing Pria di Kanan dan Wanita di Kiri

Semua ini tentu saja dengan asumsi bahwa pria itu menggunakan tangan kanan untuk memegang senjata. Posisi kancing pada pria yang berada di sebelah kanan akan memudahkan tangan kanan ketika hendak mengambil senjata yang berada di dalam baju. Wanita cenderung untuk menggendong bayi di sebelah kiri. Dengan posisi kancing seperti yang digunakan oleh wanita, maka akan memudahkan mereka dalam menyusui. Dan juga tetap dapat membuat tangan mereka aktif bergerak.

Asal Usul Posisi Kancing

Semasa Era Victoria dan Renaisans, ornamen pakaian wanita dianggap lebih rumit dan detail, misalnya gaun yang disematkan bustle (rangka untuk rok wanita), korset, dan petticoat atau pakaian dalam. Orang-orang kaya sering membuat pakaiannya sendiri. Anggota keluarga perempuan biasanya memiliki pembantu yang menolong mereka saat berpakaian.

Agar memudahkan pelayan ketika mengaitkan kancing baju dengan benar, penjahit kala itu mungkin sudah mulai menjahit kancing di sisi kiri. Cepat atau lambat, saat pakaian diproduksi massal, kancing pakaian wanita terus diletakkan di sisi kiri dan menjadi standar tukang jahit. Untuk pria, kancing baju biasanya diletakkan di sisi kanan. Konon, ini berawal dari cara berpakaian pria saat perang. Baju zirah atau seragam militer mereka telah diisyaratkan demikian.