Saturday, August 17Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Aksi Vandalisme Oleh Para Orang Bodoh Di Jatibaru Tanah Abang

Aksi Vandalisme Oleh Para Orang Bodoh Di Jatibaru Tanah Abang

Kericuhan kembali pecah di kawasan sekitar Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sejumlah orang tampak merusak fasilitas umum. Polisi yang tengah berada di lokasi kemudian langsung berupaya membubarkan perusuh. Mereka mencopot pagar-pagar di jalan tersebut. Marka jalan pun jadi sasaran amuk massa.

Polisi yang saat itu sedang berada di lokasi kemudian segera berupaya untuk membubarkan para perusuh. Pantauan di lokasi terlihat ada bentrok antara polisi dengan para massa. Aparat juga terlihat menembakkan gas air mata untuk menetralisir suasana yang tidak kondusif. Massa pun berlarian. Hingga berita ini dirilis, kericuhan masih berlangsung.

Massa kembali terlibat bentrok dengan polisi. Kali ini mereka terlihat merusak fasilitas umum di Jalan Jati Baru, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Polisi dan massa sempat terlibat bentrok di sejumlah titik di kawasan Tanah Abang. Pada Rabu (22/5) pagi, keduanya sempat bentrok di Jalan Fachrudin. Bentrok sempat mereda dan massa mundur.

Rupanya, mereka bergeser ke Jalan Jati Baru yang jaraknya hanya sekitar 200 meter dari Jalan Fachrudin. Sesampainya di sana, massa langsung merusak sejumlah fasilitas umum. Misalnya saja besi pembatas jalan, tanda penunjuk jalan dan juga besi-besi lainnya di sekitar lokasi.

Mereka menjajarkan besi-besi itu di tengah jalan sebagai bahan blokade. Massa juga tampak membakar sesuatu di salah satu sudut jalan. Anggota polisi yang berada di lokasi langsung membubarkan massa. Polisi menembakkan gas air mata ke arah massa.

Massa di Tanah Abang akhirnya membubarkan diri. Massa terlihat perlahan membubarkan diri pada pukul 08.00 WIB setelah bernegosiasi dengan pihak kepolisian. Sebelum membubarkan diri, massa yang berkumpul di sepanjang Jalan Abdul Muis sempat bentrok dengan pihak kepolisian.

Massa kembali melempari polisi dengan batu dan petasan. Selain petasan, massa yang juga membakar ban. Polisi terpaksa mendorong massa hingga ke Jalan Fachrudin tepatnya di depan Hotel Millenium.

Aksi dari para demonstran ini dibalas pihak kepolisian dengan tembakan gas air mata. Suara tembakan ditambah dengan kepulan asap berwarna hitam akibat ban yang dibakar massa sempat membuat masyarakat kocar kacir. Pihak kepolisian kini terlihat sudah menarik pasukannya dari Jalan Abdul Muis. Massa di Tanah Abang pun perlahan menarik diri.