Friday, September 25Ulasandunia | Kumpulan Cerita Seputar Informasi Dunia

Akhirnya Kereta Cepat Antar Dua Kota Suci Ini Diresmikan Oleh Pemerintah Arab Saudi

Demi meningkatkan transportasi di negaranya, Arab Saudi telah meresmikan kereta cepat dari Mekah ke Madinah yang baru saja diresmikan oleh Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud pada selasa lalu. Pemerintah Arab Saudi menjawab dengan cepat permintaan di lapangan mengenai transportasi di kedua kota besar itu dengan meluncurkan kereta cepat yang dinamakan Haramain yang menggabungkan kota suci Mekah dan Madinah.

Nantinya kereta yang telah diresmikan itu akan melewati jalur Mekah ke Madinah sejauh 450 kilometer dan akan melewati kota dekat Laut Merah yaitu Jeddah. Dalam sekali perjalanan, Kereta Haramain mampu membawa 35 gerbong dengan kecepatan maksimal hingga 300 kilometer perjam dan itu tentunya sangat cepat sekali dalam sekali perjalanan. Jika dihitung maka sekali perjalanan akan memakan waktu sekitar 2 jam saja. Jika menggunakan mobil, waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke Mekah dari Madinah atau sebaliknya adalah sekitar 5 jam.

Perjalanan antar dua mesjid suci ini sekarang menjadi lebih singkat serta mudah dari sebelumnya berdasarkan pernyataan dari Menteri Transportasi Arab Saudi, Nabil Al-Amoudi yang hadir pula dalam acara peresmian kereta Harmain ini. Ini adalah sebuah proyek sebagai bentuk komitmen dari Kerjaan untuk melayani umat Islam.

Berdasarkan rencana kereta cepat Harmain ini akan mulai digunakan atau beroperasi resmi mulai 1 Oktober mendatang. Sampai akhir tahun ini, setiap hari diperkirakan akan ada delapan perjalanan Mekah ke Madinah atau perjalanan yang sebaliknya yaitu Madinah ke Mekah. Kereta Harmain ini dipastikan akan melewati 5 stasiun yaitu Mekah, Jeddah, Kota Ekonomi King Abdullah, Bandara Internasional King Abdulaziz dan Madinah.

Pada tahun 2019 nanti, pemerintah Arab Saudi berencana untuk meningkatkan pelayanan kereta cepatnya dan memperbanyak keberangkatan menjadi 12 setiap harinya. Proyek Kereta Cepat Harmain ini menghabiskan biaya sebesar 16 miliar dollar Amerika. Pemerintah Arab Saudi juga menyatakan bahwa proyek ini bukan hanya untuk para warga lokal namun juga untuk seluruh umat muslim yang ada di dunia agar semakin mudah dalam melaksanakan ibadah Haji.